Wasit Final Piala Dunia 2026 Pernah Terseret Kontroversi Besar

Jumali
Jumali Jum'at, 17 Juli 2026 13:07 WIB
Wasit Final Piala Dunia 2026 Pernah Terseret Kontroversi Besar

Slavko Vincic / DAZN

Harianjogja.com, JOGJA—Penunjukan Slavko Vincic sebagai wasit final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol menuai sorotan tajam. Di balik reputasinya sebagai salah satu wasit elite Eropa, pengadil asal Slovenia itu menyimpan rekam jejak kontroversial yang panjang, termasuk pernah ditangkap polisi dalam sebuah penggerebekan pesta seks pada 2020.

Vincic akan memimpin laga puncak di MetLife Stadium, New Jersey, pada Minggu (19/7/2026) waktu setempat atau Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Ia akan didampingi rekan senegaranya, Tomaz Klancnik dan Andraz Kovacic, sebagai asisten wasit. Sementara itu, wasit asal Yordania, Adham Makhadmeh, akan bertindak sebagai ofisial keempat .

Bayang-bayang Penangkapan di Pesta Seks

EFE melaporkan, kontroversi paling menghebohkan terjadi pada Mei 2020. Saat itu, Vincic ditangkap dalam penggerebekan polisi di sebuah kabin di kota Bijeljina, Bosnia dan Herzegovina. Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan sembilan wanita dan 26 pria, serta menyita empat bungkus kokain, sepuluh pistol, tiga rompi antipeluru, dan lebih dari 10.000 euro.

Vincic yang saat itu mengaku sedang menghadiri jamuan bisnis, dibebaskan setelah diperiksa sebagai saksi dan tidak terbukti terlibat dalam kegiatan kriminal. Namun, insiden ini tetap membekas dalam ingatan publik dan kini kembali mencuat seiring penunjukannya di partai final.

Rekam Jejak Keputusan Kontroversial di Liga Champions

Selain insiden di luar lapangan, Vincic juga pernah menjadi pusat protes dalam sejumlah laga penting Liga Champions. TN mengungkapkan, pada Oktober 2022, ia menganulir gol penyeimbang Barcelona melawan Inter Milan setelah meninjau VAR. Ia memutuskan Ansu Fati melakukan handball dalam proses terciptanya gol, keputusan yang memicu kemarahan manajer Barcelona saat itu, Xavi Hernandez.

Pada Maret 2022, Vincic kembali menjadi sorotan saat memimpin laga Manchester United melawan Atletico Madrid di Old Trafford. Ia mengesahkan gol Renan Lodi yang menjadi penentu kemenangan Atletico, meski pemain Manchester United memprotes keras karena menilai terjadi pelanggaran terhadap Anthony Elanga sebelum gol tercipta. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan sekaligus memastikan Manchester United tersingkir dari Liga Champions.

Meski penuh kontroversi, Vincic tetap dipercaya memimpin laga-laga besar. Ia pernah memimpin final Liga Champions 2024 antara Real Madrid dan Borussia Dortmund . Namun, pengalaman memimpin Argentina juga meninggalkan kenangan pahit bagi La Albiceleste. Vincic adalah wasit yang memimpin pertandingan debut Argentina di Piala Dunia 2022 melawan Arab Saudi, di mana Argentina menelan kekalahan 1-2 . Dalam laga tersebut, tiga gol Argentina dianulir karena offside. Kini, publik dan para pemain berharap pengalaman panjang Vincic dapat menghasilkan kepemimpinan yang adil di final, sekaligus menghapus bayang-bayang kontroversi yang pernah mewarnai perjalanan kariernya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online