10 Tips Hemat BBM untuk Mobil Matic, Bensin Lebih Irit
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
Derrick Luckassen/instagram @derrickluckassen
Harianjogja.com, JAKARTA— Piala Dunia FIFA 2026 tak hanya menghadirkan persaingan antarnegara, tetapi juga menyuguhkan cerita emosional dari hubungan keluarga. Untuk pertama kalinya dalam beberapa edisi terakhir, turnamen ini akan diramaikan oleh delapan pasangan saudara kandung yang tampil di panggung tertinggi sepak bola dunia.
Menariknya, dari delapan pasangan tersebut, setidaknya empat di antaranya akan saling berhadapan karena memilih membela negara yang berbeda. Fenomena ini menjadi sorotan karena memperlihatkan bagaimana identitas, pilihan karier, dan latar belakang keluarga dapat membentuk jalan berbeda bagi pemain sepak bola profesional.
Salah satu kisah yang paling menyita perhatian adalah pasangan Guéla Doué dan Désiré Doué. Guéla yang berposisi sebagai bek kanan memilih memperkuat Pantai Gading, sementara adiknya, Désiré, menjadi bagian dari skuad Prancis. Keduanya berkembang di lingkungan sepak bola yang sama, tetapi memilih jalur internasional berbeda.
Hal serupa juga terjadi pada kakak beradik Iñaki Williams dan Nico Williams. Keduanya merupakan pilar di Athletic Club, namun di level tim nasional, Iñaki membela Ghana, sedangkan Nico menjadi andalan Spanyol. Nico bahkan mencatat prestasi gemilang dengan membawa negaranya menjuarai Euro 2024.
Pasangan lain yang tak kalah menarik adalah Derrick Luckassen dan Brian Brobbey. Luckassen memperkuat lini belakang Ghana, sementara Brobbey memilih Belanda sebagai negara yang dibelanya. Perbedaan pilihan ini menambah warna tersendiri dalam dinamika Piala Dunia.
Sementara itu, John Souttar dan Harry Souttar juga menjadi contoh pemain dengan latar belakang kewarganegaraan ganda. John memperkuat Skotlandia, sedangkan Harry menjadi bagian penting dari timnas Australia.
Selain saudara yang berseberangan negara, beberapa pasangan lain justru memperkuat tim nasional yang sama. Prancis memiliki duet Lucas Hernández dan Théo Hernández, sementara Belanda diperkuat Jurriën Timber dan Quinten Timber. Tak ketinggalan, Tanjung Verde dan Curaçao juga membawa pasangan saudara dalam skuad mereka.
Kehadiran para saudara kandung ini menjadi bukti bahwa sepak bola bukan sekadar soal taktik dan strategi, tetapi juga tentang cerita, emosi, dan ikatan keluarga. Di Piala Dunia 2026, bukan tidak mungkin akan terjadi momen langka ketika saudara kandung harus saling berhadapan demi membela nama negara masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga BBM naik? Simak 10 tips hemat BBM untuk mobil matic, mulai dari menjaga tekanan ban hingga rutin servis agar konsumsi bensin lebih efisien.
Gempa magnitudo 4,2 mengguncang laut selatan Malang. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami dan belum ada laporan kerusakan.
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Danantara hanya sebagai undangan dalam rapat KSSK dan tidak memiliki hak suara dalam pengambilan keputusan.
DLH Gunungkidul mencatat 70 persen sampah di TPAS Wukirsari masih berupa sampah organik. Warga didorong memilah sampah dari rumah.
Josko Gvardiol resmi memperpanjang kontrak bersama Manchester City hingga 2031. Bek Kroasia itu ingin terus meraih prestasi bersama The Citizens.
PWI Pusat akan mencabut laporan terhadap Hotman Paris di Polda Metro Jaya setelah tercapai kesepahaman melalui mediasi yang difasilitasi Sufmi Dasco Ahmad.