Gavin Lee Tahu Timnas Indonesia Lebih Kuat, Singapura Tak Gentar
Pelatih Singapura Gavin Lee menyadari Timnas Indonesia lebih kuat di FIFA ASEAN Cup 2026. Singapura siap menghadapi tantangan di GBK.
Trofi Piala Dunia - ist/FIFA
Harianjogja.com, JOGJA—Laga panas akan tersaji di Stadion New York New Jersey, Selasa (23/6/2026) pukul 07.00 WIB, saat Norwegia national football team menghadapi Senegal national football team dalam lanjutan Grup I Piala Dunia 2026. Pertandingan ini mempertemukan dua tim dengan situasi berbeda: Norwegia di atas angin, sementara Senegal berada dalam tekanan besar.
Norwegia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah kemenangan meyakinkan 4-1 atas Irak di laga pembuka. Hasil tersebut membuat tim asuhan Ståle Solbakken memuncaki klasemen sementara grup dan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan langkah ke fase gugur.
Sorotan utama tetap tertuju pada Erling Haaland, yang tampil tajam dengan dua gol di laga pertama. Striker andalan Norwegia itu kini mencatatkan rangkaian gol dalam 11 pertandingan internasional beruntun, dan berpeluang memperpanjang rekor tersebut menjadi 12 laga jika kembali mencetak gol ke gawang Senegal.
Di lini tengah, peran Martin Odegaard menjadi kunci dalam mengatur ritme serangan, sementara Alexander Sørloth melengkapi kekuatan lini depan yang semakin tajam.
Senegal dalam situasi tertekan
Di sisi lain, Senegal national football team datang dengan beban berat setelah kekalahan 1-3 dari Prancis di laga sebelumnya. Hasil tersebut membuat mereka berada dalam posisi wajib menang jika ingin menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.
Pelatih Pape Thiaw menegaskan bahwa timnya siap tampil habis-habisan untuk menjaga asa di turnamen. Namun, tantangan terbesar mereka adalah menghentikan Haaland tanpa membuka ruang bagi pemain Norwegia lainnya.
Nama-nama seperti Sadio Mané, Nicolas Jackson, dan Kalidou Koulibaly diharapkan menjadi tumpuan untuk mengimbangi kekuatan Norwegia, terutama di lini serang cepat.
Pertarungan taktik dan tekanan mental
Secara statistik, Norwegia menunjukkan produktivitas tinggi dengan 37 gol selama kualifikasi. Namun, lini belakang mereka masih menjadi titik lemah dengan minimnya clean sheet dalam beberapa laga terakhir.
Sebaliknya, Senegal memiliki pengalaman dan kualitas individu, tetapi menghadapi masalah konsistensi pertahanan. Rekor kebobolan dalam beberapa laga Piala Dunia menjadi catatan yang perlu segera diperbaiki.
Pertandingan ini tidak hanya soal taktik, tetapi juga soal mentalitas. Norwegia membawa momentum, sementara Senegal bertarung untuk bertahan hidup di turnamen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Singapura Gavin Lee menyadari Timnas Indonesia lebih kuat di FIFA ASEAN Cup 2026. Singapura siap menghadapi tantangan di GBK.
Kemenhub mencatat 409 penerbangan terdampak karhutla di Kalimantan pada 14-20 September 2026, naik dari 159 penerbangan
Aldo korban KM Virgo sempat keluar kapal sebelum kembali mengambil tas dan menunggu temannya. Jenazahnya ditemukan setelah 10 hari pencarian.
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.
TNI AU melakukan uji coba terjun payung dari Airbus A400M dalam latihan bersama Angkatan Udara Prancis pada Misi Pegase 2026 di Halim.
Sopir truk kecelakaan maut di Mojosongo Solo ditangkap di Boyolali. Polisi masih memeriksa pengemudi untuk proses penyidikan.