Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Timnas Swiss akan menghadapi Kanada Grup B Piala Dunia 2026 di BC Place Stadium, Vancouver, Kamis (26/6/2026) pukul 02.00 WIB. Ist/fifa
Harianjogja.com, JOGJA—Laga panas akan tersaji dalam pertandingan terakhir Grup B Piala Dunia 2026 saat Swiss menghadapi Kanada di BC Place Stadium, Vancouver, Kamis (26/6/2026) pukul 02.00 WIB. Duel ini dipastikan menjadi penentu juara grup sekaligus membuka jalan menuju fase gugur.
Kedua tim datang dengan kekuatan yang relatif berimbang. Baik Swiss maupun Kanada sama-sama mengoleksi empat poin dari dua pertandingan awal. Swiss sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan Qatar, sebelum tampil impresif dengan kemenangan 4-1 atas Bosnia dan Herzegovina.
Di sisi lain, Kanada menunjukkan performa yang tak kalah meyakinkan. Setelah ditahan Bosnia dan Herzegovina 1-1, mereka bangkit dengan kemenangan besar 6-0 atas Qatar. Hasil tersebut membuat Kanada unggul selisih gol dan untuk sementara memimpin klasemen Grup B.
Bermain di hadapan publik sendiri menjadi keuntungan besar bagi Kanada. Tim asuhan Jesse Marsch tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan pertama mereka di ajang Piala Dunia. Momentum ini membuka peluang bagi Kanada untuk mencetak sejarah dengan lolos ke babak gugur untuk pertama kalinya.
Namun, Swiss bukan lawan yang bisa diremehkan. Tim besutan Murat Yakin memiliki pengalaman panjang di turnamen besar. Dalam tiga edisi terakhir Piala Dunia, Swiss selalu berhasil menembus babak 16 besar.
Bek andalan Swiss, Manuel Akanji, menegaskan timnya siap memberikan perlawanan maksimal demi mengamankan posisi puncak grup. Dengan organisasi permainan yang solid, Swiss diyakini akan menjadi ujian berat bagi tuan rumah.
Secara historis, Swiss memiliki catatan lebih baik dengan tiga kali mencapai perempat final Piala Dunia pada edisi 1934, 1938, dan 1954. Sementara Kanada belum pernah lolos dari fase grup dalam dua penampilan sebelumnya, yakni pada 1986 dan 2022.
Meski demikian, pertemuan terakhir kedua tim justru dimenangkan Kanada dengan skor 3-1 dalam laga persahabatan pada 2002.
Melihat performa terkini, pertandingan diprediksi berlangsung sengit dan terbuka. Kanada memiliki lini serang yang tajam serta dukungan suporter, sedangkan Swiss unggul dalam pengalaman dan disiplin taktik.
Hasil imbang menjadi skenario yang cukup realistis, namun Kanada sedikit lebih diunggulkan berkat produktivitas gol yang tinggi sepanjang fase grup.
Perkiraan Susunan Pemain:
Swiss: Gregor Kobel; Manuel Akanji, Nico Elvedi, Ricardo Rodriguez, Silvan Widmer; Granit Xhaka, Remo Freuler, Michel Aebischer; Ruben Vargas, Dan Ndoye, Breel Embolo.
Kanada: Maxime Crepeau; Alistair Johnston, Moise Bombito, Derek Cornelius; Alphonso Davies, Stephen Eustaquio, Ismael Kone, Ali Ahmed; Tajon Buchanan, Cyle Larin, Promise David.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.