Mengenal Dupe Culture, Tren Belanja Hemat yang Kian Populer
Dupe culture semakin populer di kalangan konsumen. Simak perbedaan produk dupe dan barang KW serta alasan tren ini berkembang pesat.
Portugal vs Kroasia/Instagram: croatia.nationalteam
Harianjogja.com, JOGJA— Timnas Portugal menghadapi tantangan besar dalam upaya melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Selecao das Quinas dijadwalkan berhadapan dengan Kroasia pada babak 32 besar di BMO Field, Toronto, Jumat (3/7/2026) pukul 08.00 WIB.
Laga ini menjadi salah satu pertandingan paling menarik di fase gugur karena mempertemukan dua negara Eropa yang memiliki pengalaman panjang di turnamen internasional. Selain itu, sorotan juga tertuju pada duel dua legenda sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Luka Modric, yang masih menjadi andalan tim masing-masing meski telah memasuki usia 41 tahun.
Portugal melangkah ke fase gugur setelah finis sebagai runner-up Grup K dengan raihan lima poin. Tim asuhan Roberto Martinez membuka turnamen dengan hasil imbang 1-1 melawan RD Kongo sebelum bangkit lewat kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan.
Pada pertandingan tersebut, Ronaldo tampil gemilang dengan menyumbang dua gol. Namun, Portugal gagal mempertahankan momentum setelah hanya bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Kolombia pada laga terakhir fase grup.
Hasil tersebut menjadi evaluasi bagi Roberto Martinez karena Portugal kesulitan mengembangkan permainan ketika menghadapi lawan yang mampu mengontrol penguasaan bola.
Di kubu lawan, Kroasia juga lolos sebagai runner-up grup setelah mengoleksi enam poin. Sempat tumbang 2-4 dari Inggris di pertandingan pembuka, Vatreni berhasil bangkit dengan mengalahkan Panama 1-0 dan Ghana 2-1.
Kebangkitan Kroasia tidak lepas dari peran Luka Modric yang tetap menjadi pengatur tempo permainan. Saat menghadapi Ghana, gelandang veteran itu mencatatkan sejarah sebagai pemain tertua yang memberikan assist dalam putaran final Piala Dunia.
Meski usianya tak lagi muda, Modric masih menjadi sosok sentral yang menentukan ritme permainan tim asuhan Zlatko Dalic.
Ronaldo Bidik Rekor Dunia
Selain membawa Portugal melangkah lebih jauh, Cristiano Ronaldo juga mengincar pencapaian bersejarah di turnamen ini.
Kapten Portugal tersebut berpeluang menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda. Sebelumnya, Ronaldo sudah mencatatkan namanya di papan skor pada edisi 2006, 2010, 2014, 2018, dan 2022.
Jika kembali mencetak gol di Piala Dunia 2026, ia akan menciptakan rekor yang belum pernah diraih pemain mana pun.
Roberto Martinez diperkirakan tetap menjadikan Ronaldo sebagai ujung tombak utama. Sementara gelandang muda Joao Neves berpeluang kembali mengisi susunan pemain inti setelah sempat memulai laga terakhir dari bangku cadangan.
Kroasia sendiri datang dengan kondisi skuad yang relatif ideal. Josko Gvardiol diperkirakan kembali menempati posisi bek kiri, sedangkan Ivan Perisic akan memperoleh peran lebih ofensif di sektor sayap.
Duet Luka Modric dan Mateo Kovacic masih menjadi kekuatan utama di lini tengah untuk mengimbangi permainan Portugal.
Portugal Unggul Rekor Pertemuan
Secara statistik, Portugal memiliki catatan yang lebih baik dalam pertemuan dengan Kroasia. Dari 10 laga terakhir kedua tim, Portugal berhasil memenangkan tujuh pertandingan.
Salah satu kemenangan paling berkesan terjadi pada fase gugur Euro 2016. Saat itu Portugal menyingkirkan Kroasia sebelum akhirnya keluar sebagai juara Eropa.
Meski demikian, Kroasia bukan lawan yang bisa diremehkan. Negara Balkan tersebut memiliki reputasi sebagai salah satu tim paling konsisten di turnamen besar dalam satu dekade terakhir. Mereka berhasil menjadi runner-up Piala Dunia 2018 dan meraih posisi ketiga pada edisi 2022.
Namun, performa Kroasia saat menghadapi tim-tim elite dunia belakangan ini belum terlalu meyakinkan. Kondisi tersebut membuat Portugal sedikit lebih diunggulkan untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Dengan kualitas individu yang dimiliki kedua tim serta pengalaman para pemain senior mereka, duel di Toronto diprediksi berlangsung ketat. Portugal mengandalkan produktivitas Ronaldo, sedangkan Kroasia berharap kreativitas Modric kembali menjadi pembeda.
Pemenang laga ini akan melangkah ke babak berikutnya dan menjaga mimpi untuk terus bersaing dalam perebutan gelar juara dunia 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dupe culture semakin populer di kalangan konsumen. Simak perbedaan produk dupe dan barang KW serta alasan tren ini berkembang pesat.
Cak Imin mengajak generasi muda kembali ke desa membangun pertanian demi memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis inovasi.
Modus penipuan berkedok pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ditemukan di sejumlah kalurahan Gunungkidul. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
China menyindir Uni Eropa saat AC buatan Negeri Tirai Bambu diburu warga Eropa yang dilanda gelombang panas ekstrem.
Sri Sultan meminta wisatawan menunda pendakian Gunung Merapi karena aktivitas vulkanik masih berstatus Siaga dan berpotensi menimbulkan bahaya.
Dani Holgado resmi direkrut Gresini Ducati untuk MotoGP 2027. Pembalap Spanyol itu menjadi rookie pertama yang mengamankan kursi di era baru mesin 850cc.