Kualitas Hidup Indonesia Peringkat 72 Dunia, di Bawah Malaysia
Singapura kembali menjadi negara dengan kualitas hidup terbaik di Asia Tenggara versi US News & World Report 2026. Indonesia berada di peringkat ke-72 dunia.
Cristiano Ronaldo/Instagram: Reuterssport
Harianjogja.com, JOGJA—Fenomena mengejutkan terjadi di pasar tiket Piala Dunia 2026 di tengah bergulirnya babak perempat final. Harga tiket untuk salah satu laga babak gugur terbesar dilaporkan merosot tajam menyusul dua kejutan besar di babak 16 besar: tersingkirnya tim tuan rumah Amerika Serikat serta megabintang Cristiano Ronaldo bersama Portugal.
Bagi masyarakat awam yang mungkin sedang merencanakan liburan ke Amerika Serikat untuk menyaksikan Piala Dunia, kabar ini tentu menjadi peluang emas untuk mendapatkan tiket dengan harga yang jauh lebih murah dari perkiraan awal.
Berdasarkan data dari pasar sekunder TickPick, harga tiket masuk termurah (get-in price) untuk pertandingan perempat final antara Spanyol dan Belgia anjlok drastis. Tiket yang semula dibanderol sekitar US$2.950 (sekitar Rp48 juta) kini turun menjadi hampir US$1.200 (sekitar Rp19,5 juta) pada Selasa siang waktu setempat.
Harga tiket anjlok 60%! Penurunan harga yang signifikan ini dipicu oleh dua kejutan besar di babak 16 besar. Langkah sang tuan rumah Amerika Serikat harus terhenti setelah digilas Belgia dengan skor telak 4-1. Padahal, kehadiran tim tuan rumah di fase ini diprediksi bakal mendongkrak permintaan tiket hingga berkali-kali lipat. Tanpa kehadiran AS, minat penonton lokal untuk memadati stadion menurun drastis.
Tersingkirnya Portugal juga memainkan peran besar dalam penurunan harga tiket. Spanyol berhasil menundukkan Portugal dengan skor tipis 1-0. Hasil ini tidak hanya mengakhiri perjalanan Portugal, tetapi juga menutup lembaran karier ikonik Cristiano Ronaldo di Piala Dunia, sekaligus menghilangkan salah satu daya tarik global terbesar turnamen.
Skenario ideal yang mempertemukan Amerika Serikat dan Portugal di perempat final awalnya digadang-gadang akan menjadi magnet terbesar turnamen ini, yang diharapkan mampu melambungkan harga tiket ke level tertinggi. Namun, kenyataan berkata lain. Tanpa kedua daya tarik utama tersebut, permintaan tiket merosot dan harga pun ikut terjun bebas.
Fenomena ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh faktor non-teknis terhadap ekonomi pertandingan sepak bola. Kehadiran tim tuan rumah dan bintang global seperti Ronaldo mampu mengguncang pasar tiket, menciptakan lonjakan permintaan yang luar biasa. Kini, dengan kedua faktor itu hilang, pasar tiket mengalami koreksi yang cukup keras.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia yang mungkin berkesempatan menyaksikan langsung Piala Dunia, momen ini bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan tiket pertandingan perempat final dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, perlu diingat bahwa meskipun harga tiket turun, biaya akomodasi dan transportasi selama turnamen mungkin tetap tinggi mengingat ajang ini masih berlangsung di Amerika Serikat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Singapura kembali menjadi negara dengan kualitas hidup terbaik di Asia Tenggara versi US News & World Report 2026. Indonesia berada di peringkat ke-72 dunia.
Samir Nasri ditahan polisi Prancis 10 jam terkait kasus pencucian uang jaringan narkoba "Wild Boar". Eks Arsenal & Man City dibebaskan tanpa dakwaan. Polisi sel
Toyota masih terlaris Juni 2026 (22.809 unit wholesales). BYD dan Jaecoo tembus 10 besar. Honda turun ke peringkat 9. Penjualan naik 32,9%.
Kaspersky mengungkap lebih dari 140 juta upaya phishing diblokir pada kuartal pertama 2026. Ancaman penipuan berbasis AI kini semakin sulit dideteksi.
Jumlah penumpang Trans Jogja Trayek 13 meningkat hampir 20 persen setelah rute diperpanjang hingga Stadion TGP Margoluwih, Seyegan, Sleman.
Klaster pendidikan menjadi salah satu penilaian dalam Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026. Melalui klaster ini, JBBA menegaskan