Denmark Open 2026: Rachel/Febi Kalah, Indonesia Tanpa Wakil di Ganda Putri

Jumali
Jumali Kamis, 15 Oktober 2026 23:27 WIB
Denmark Open 2026: Rachel/Febi Kalah, Indonesia Tanpa Wakil di Ganda Putri

Ilustrasi bulu tangkis atau badminton - Foto dibuat oleh AI/StockCake

Harianjogja.com, JOGJA— Perjuangan ganda putri Indonesia di Denmark Open 2026 berakhir pada babak 16 besar. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum gagal melangkah ke perempat final setelah kalah dari pasangan India, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela, Kamis (15/10/2026).

Rachel/Febi harus mengakui keunggulan lawan dalam dua gim langsung dengan skor 16-21, 17-21. Hasil tersebut sekaligus memastikan tidak ada lagi wakil Indonesia di sektor ganda putri turnamen BWF World Tour Super 750 itu.

Kekalahan ini menjadi hasil yang perlu dievaluasi bagi pasangan Indonesia. Setelah melewati babak pertama, Rachel/Febi belum mampu mempertahankan langkah mereka saat menghadapi pasangan India yang tampil lebih konsisten.

Rachel/Febi Gagal Menembus Perempat Final

Rachel/Febi sebelumnya mengamankan tiket babak 16 besar setelah mengalahkan pasangan Chinese Taipei, Chang Ching Hui/Yang Ching Tun, dengan skor 21-18, 21-18.

Namun, tantangan pada babak berikutnya lebih berat. Mereka menghadapi Treesa/Gayatri, pasangan India yang memiliki pengalaman berkompetisi di level internasional.

Dalam pertandingan tersebut, Rachel/Febi kalah dengan selisih lima poin pada gim pertama dan empat poin pada gim kedua. Mereka akhirnya harus menghentikan perjalanan di turnamen yang berlangsung di Odense, Denmark.

Kegagalan melaju ke perempat final juga berarti Indonesia kehilangan kesempatan menambah wakil pada perebutan gelar ganda putri Denmark Open tahun ini.

Tiga Pasangan Indonesia Tersingkir

Hasil Rachel/Febi melengkapi tersingkirnya dua pasangan Indonesia lainnya di sektor ganda putri.

Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari lebih dahulu kandas pada babak pertama setelah kalah dari pasangan Amerika Serikat, Lauren Lam/Allison Quynh Lee. Mereka menyerah melalui pertandingan tiga gim dengan skor 21-9, 20-22, 14-21.

Sementara itu, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga gagal melewati babak pertama. Pasangan Indonesia tersebut kalah dua gim langsung dari wakil Korea Selatan, Kim Yu-jung/Lee Yu-lim, dengan skor 17-21, 16-21.

Dengan tersingkirnya ketiga pasangan tersebut, Indonesia tidak lagi memiliki wakil di sektor ganda putri Denmark Open 2026.

Treesa/Gayatri Bukan Lawan yang Bisa Diremehkan

Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela bukan pasangan yang dapat dinilai hanya dari status unggulan dalam turnamen. Keduanya memiliki pengalaman menghadapi pasangan papan atas dan pernah menghuni jajaran 10 besar dunia.

Rekam jejak tersebut menjadi salah satu alasan pasangan India layak diwaspadai, meskipun peringkat dan status unggulan bukan satu-satunya penentu hasil pertandingan.

Bagi Rachel/Febi, hasil di Denmark menjadi bahan evaluasi untuk menjaga konsistensi permainan saat menghadapi pasangan dengan variasi serangan dan pertahanan yang kuat.

Setelah sektor ganda putri kehilangan seluruh wakilnya, perhatian Indonesia di Denmark Open 2026 beralih ke pemain dan pasangan lain yang masih bertahan. Mereka diharapkan mampu melanjutkan persaingan Merah Putih pada turnamen yang berlangsung hingga 18 Oktober 2026.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online