Persib Tambah Poin Koefisien Indonesia di Asia, Ini Dampaknya

Jumali
Jumali Kamis, 29 Oktober 2026 17:07 WIB
Persib Tambah Poin Koefisien Indonesia di Asia, Ini Dampaknya

Peralta/Instagram: Persib

Harianjogja.com, JOGJA—Kemenangan Persib Bandung atas Melbourne Victory pada AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 menambah perolehan koefisien Indonesia dalam pemeringkatan kompetisi antarklub Asia. Meski belum mengubah posisi Indonesia, hasil tersebut memperkuat modal klub-klub Tanah Air untuk bersaing memperebutkan jatah tampil di kompetisi Asia pada musim mendatang.

Persib menaklukkan wakil Australia tersebut dengan skor 2-0 dalam pertandingan ketiga Grup E di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (28/10/2026). Penyerang Balsa Sekulic mencetak kedua gol kemenangan Maung Bandung pada menit ke-47 dan ke-67.  

Hasil positif itu membuat Persib mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan dan tetap berada di puncak klasemen sementara Grup E. Di luar persaingan grup, kemenangan tersebut juga memberikan tambahan poin dalam penghitungan koefisien kompetisi antarklub Asia.  

Koefisien Indonesia Capai 31.309 Poin

Mengacu pada data pemeringkatan yang dipublikasikan Footy Ranking dan dikutip sejumlah media pada Kamis (29/10/2026), Indonesia mengumpulkan total 31.309 poin dan masih menempati peringkat ke-16 Asia.

Indonesia memperoleh tambahan 1.000 poin pada penghitungan musim 2026/2027 setelah kemenangan Persib. Perolehan poin Indonesia untuk musim berjalan pun mencapai 7.500 poin. Meski demikian, tambahan tersebut belum mengubah posisi Indonesia dalam klasemen koefisien secara keseluruhan.  

Indonesia masih berada di bawah Singapura yang mengumpulkan 36.088 poin dan Vietnam dengan 36.741 poin. Di sisi lain, Indonesia memperlebar jarak dari negara-negara di bawahnya, termasuk Kuwait dengan 29.128 poin dan Kamboja dengan 28.474 poin.  

Perolehan koefisien tersebut dihimpun dari kiprah klub-klub suatu negara di kompetisi antarklub AFC. Karena itu, hasil pertandingan Persib dan Borneo FC di kompetisi Asia menjadi bagian penting dalam upaya Indonesia memperbaiki posisi pemeringkatan.

Peluang Jatah Klub Indonesia di Kompetisi Asia

Posisi Indonesia dalam pemeringkatan koefisien AFC turut menjadi salah satu faktor penentu alokasi wakil negara di kompetisi antarklub Asia pada musim berikutnya.

Berdasarkan materi pemeringkatan yang menjadi acuan pemberitaan, Indonesia berpeluang memperoleh satu tempat langsung di ACL Two dan satu tempat melalui babak kualifikasi atau play-off untuk musim 2028/2029. Namun, kepastian jatah tersebut tetap harus merujuk pada regulasi dan alokasi resmi AFC yang berlaku untuk musim bersangkutan.

Untuk memperbaiki peluang itu, klub-klub Indonesia perlu terus mengumpulkan hasil positif. Setiap kemenangan di kompetisi Asia dapat menambah perolehan poin musim berjalan, meskipun dampaknya terhadap peringkat akhir bergantung pada hasil negara pesaing.

Selain Persib yang berkompetisi di ACL Two, Borneo FC juga menjadi salah satu klub yang diharapkan menyumbangkan poin bagi Indonesia melalui kiprahnya di kompetisi antarklub Asia.

Persib Punya Modal Positif di ACL Two

Kemenangan atas Melbourne Victory menjadi hasil penting bagi Persib dalam persaingan Grup E. Dua gol Sekulic memastikan tim Bandung tersebut mempertahankan rekor sempurna setelah melewati tiga pertandingan fase grup.  

Konsistensi Persib tidak hanya berpengaruh terhadap peluang melaju ke fase gugur, tetapi juga berkontribusi terhadap pengumpulan poin Indonesia dalam pemeringkatan koefisien AFC.

Meski demikian, Indonesia masih harus mengejar negara-negara yang berada di atasnya. Hasil Persib menjadi tambahan modal, sedangkan peningkatan posisi secara berkelanjutan membutuhkan kontribusi klub-klub Indonesia sepanjang kompetisi Asia.

Dengan demikian, kemenangan 2-0 atas Melbourne Victory membawa dua kepentingan bagi Persib dan sepak bola Indonesia: memperkuat posisi Maung Bandung di fase grup ACL Two serta menambah perolehan koefisien Indonesia dalam persaingan antarklub Asia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online