Dari Hungaria hingga Qatar, Inilah Deretan Penalti Veda Ega di Moto3 2026

Jumali
Jumali Sabtu, 07 November 2026 13:47 WIB
Dari Hungaria hingga Qatar, Inilah Deretan Penalti Veda Ega di Moto3 2026

Veda Ega Pratama /Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Musim debut Veda Ega Pratama di ajang Moto3 2026 tidak hanya diwarnai pencapaian positif. Pembalap muda Indonesia tersebut juga beberapa kali berhadapan dengan keputusan pengawas balapan akibat pelanggaran regulasi selama menjalani kompetisi bersama Honda Team Asia.

Hingga seri Qatar, Veda tercatat sudah menerima empat jenis sanksi, mulai dari Long Lap Penalty, penurunan posisi start, hingga hukuman ganda dalam satu balapan. Deretan keputusan tersebut menjadi bagian dari pengalaman yang harus dihadapi pembalap berusia 17 tahun itu dalam persaingan kelas ketiga Grand Prix.

Di sisi lain, Veda tetap mampu menunjukkan daya saing sepanjang musim. Ia sudah mengoleksi dua podium dan 131 poin hingga GP Malaysia, termasuk keberhasilan finis kedua di Sirkuit Sepang pada 1 November 2026.

Berikut empat hukuman yang pernah diterima Veda selama mengikuti Moto3 2026.

1. Long Lap Penalty di Moto3 Hungaria

Sanksi pertama Veda pada musim 2026 datang ketika mengikuti seri kedelapan Moto3 di Sirkuit Balaton Park, Hungaria. Ia dijatuhi Long Lap Penalty setelah dinilai mengganggu pembalap lain ketika melaju terlalu lambat dalam sesi kualifikasi kedua atau Q2.

Pelanggaran tersebut terjadi di area Tikungan 5. Pembalap Ruche Moodley dari tim Code Motorsports yang berada di belakang Veda disebut terdampak oleh pergerakan motor pembalap Honda Team Asia tersebut.

Veda kemudian diwajibkan melewati jalur khusus Long Lap Penalty satu kali saat balapan berlangsung. Hukuman ini membuat pembalap kehilangan waktu karena harus mengambil jalur lebih panjang dibandingkan lintasan utama.

Dampaknya terlihat pada hasil balapan di Hungaria. Veda mengakhiri lomba di posisi ke-16 dan gagal mendapatkan poin. Hasil tersebut menjadi salah satu pengalaman sulit dalam perjalanan musim debutnya.


2. Turun 12 Posisi Start di Moto3 Ceko

Belum genap dua pekan setelah seri Hungaria, Veda kembali menerima hukuman ketika Moto3 berlangsung di Sirkuit Brno, Republik Ceko. Kali ini, pengawas balapan menjatuhkan sanksi berupa penurunan 12 posisi start akibat dinilai melaju terlalu lambat saat sesi Q2.

Keputusan tersebut membuat posisi start Veda berubah cukup jauh. Meski berhasil menempati peringkat kedelapan dalam kualifikasi, ia harus memulai balapan dari urutan ke-20.

Posisi tersebut tentu membuat perjuangan Veda lebih berat karena harus melewati banyak pembalap untuk mendekati barisan depan. Namun, ia mampu memberikan respons positif ketika balapan berlangsung.

Veda berhasil melewati 15 pembalap yang berada di depannya dan menyelesaikan lomba di posisi kelima. Hasil itu memperlihatkan kemampuannya bangkit meski harus memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan.


3. Double Long Lap Penalty di Moto3 Austria

Hukuman berikutnya datang pada seri Moto3 Austria di Sirkuit Red Bull Ring, September 2026. Kali ini, Veda mendapat sanksi setelah terlibat insiden dengan pembalap Spanyol, David Munoz.

Race Direction menilai manuver Veda ketika berupaya menyalip menyebabkan Munoz terjatuh. Keputusan tersebut membuat pembalap Indonesia itu harus menjalani Long Lap Penalty meski sedang bersaing di kelompok depan.

Situasi semakin sulit karena Veda tidak menjalankan penalti pertama sesuai ketentuan jalur yang ditetapkan. Ia pun diwajibkan mengulang hukuman tersebut sehingga harus melewati jalur Long Lap sebanyak dua kali.

Sebelum insiden itu, Veda sempat merangsek hingga posisi keempat meski memulai balapan dari urutan ke-19. Setelah menjalani dua penalti, posisinya merosot dan ia akhirnya finis di peringkat ke-13.

Veda tetap membawa pulang tiga poin dari balapan tersebut.


4. Turun Enam Posisi Start di Moto3 Qatar

Sanksi terbaru diterima Veda ketika mengikuti rangkaian Moto3 Qatar di Sirkuit Internasional Lusail pada November 2026. Ia dijatuhi hukuman turun enam posisi start setelah dinilai tidak mematuhi sinyal bendera kuning dalam sesi Free Practice (FP) 1.

Pelanggaran terjadi di sektor 11. Saat bendera kuning dikibarkan, Veda justru tetap memacu motornya dan mencatatkan waktu terbaik pribadi di sektor tersebut.

Bendera kuning merupakan sinyal peringatan adanya potensi bahaya di lintasan. Pembalap yang melihat tanda tersebut wajib mengurangi kecepatan dan berkendara dengan hati-hati.

Hukuman Veda lebih berat dibandingkan dua pembalap lain yang melakukan pelanggaran serupa pada sesi tersebut. Ruche Moodley dan David Almansa hanya menerima peringatan resmi karena baru pertama kali melakukan pelanggaran bendera kuning pada musim ini.

Sementara itu, Veda sudah pernah melakukan pelanggaran serupa ketika menjalani sesi latihan di Motegi, Jepang. Karena pelanggaran di Qatar menjadi kejadian kedua pada musim yang sama, FIM MotoGP Stewards Panel menjatuhkan penalti turun enam posisi start untuk balapan utama.

Selain perubahan posisi start, catatan waktu putaran Veda ketika melakukan pelanggaran di sektor tersebut juga dihapus. Dengan demikian, pembalap Honda Team Asia itu harus memperhitungkan konsekuensi hukuman ketika menjalani sesi kualifikasi dan mempersiapkan balapan utama di Lusail.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online