WPSplinter Ancam Router Wi-Fi, Ini Cara Melindungi Jaringan Rumah
Celah WPSplinter pada perangkat lunak Wi-Fi Broadcom berpotensi membahayakan router. Simak risiko dan cara mengamankan jaringan rumah.
Cristian Gonzales saat mencoba merebut bola pada pertandingan antara PSS Sleman melawan Madura FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (2/5/2018) sore. / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, GRESIK -- Laga berat bakal dijalani oleh PSS Sleman pada pekan ketiga Liga 2 2018 Grup Timur saat dijamu Persegres Gresik United di Stadion Gelora Joko Samudra, Gresik, Minggu (6/5/2018) sore.
Selain dihadapkan dengan penurunan performa usai kegagalan meraih poin penuh di kandang, PSS akan dipertemukan dengan tren positif yang diraih oleh tuan rumah Persegres. Sebab, tim Kebo Giras-julukan Persegres belum mengalami kekalahan di dua laga terakhir.
Usai mengalahkan Semeru FC dengan skor 2-1 di kandang, anak asuh Puji Handoko berhasil menahan imbang Blitar United di laga kedua. Sedangkan PSS Sleman, setelah tampil sempurna menekuk Mojokerto Putra dengan skor 3-1, justru dipermalukan di kandang oleh Madura FC usai dikalahkan 1-2 pada pekan kedua.
Oleh karena itu, tekad meraih poin sebagai pengganti dari kegagalan kemenangan di kandang kini tengah diusung oleh anak asuh Heri Kiswanto di Gresik.
"Fokus kami alihkan ke pertandingan di Gresik. Kekalahan semalam sudah kami evaluasi dan bertekad memberikan yang terbaik di Gresik nanti," kata Manajer PSS Sismantoro, Sabtu (5/5/2018).
Namun keinginan PSS ini kemungkinan akan sulit terealisasi mengingat Persegres dipastikan tampil ngotot dan tidak akan memberikan poin untuk skuat Super Elang Jawa. Memanfaatkan penyerang mudanya, Malik Risaldi yang sudah memborong tiga gol untuk Persegres, membuat langkah PSS akan sulit di pertandingan kali ini.
Sebaliknya dari segi pertahanan, PSS buruk. Sebab, sampai saat ini PSS belum pernah mencatatkan clean sheet dan selalu kebobolan di setiap pertandingan dengan skema sama yakni melalui serangan cepat serta bola silang. Absennya Yudi Khoerudin di lini belakang dan keberadaan Zamzani bukan jaminan kuatnya lini belakang PSS pada laga kali ini.
Begitu juga dengan absennya Tambun Naibaho yang kemungkinan perannya akan digantikan oleh I Made Wirahadi di lini depan tidak memberikan garansi mampu mempertajam lini depan PSS. Sebab, jika lini tengah PSS masih sama dengan saat melawan Madura FC, maka dipastikan persoalan ketenangan dalam mengolah bola akan kembali terjadi.
Meski demikian, pelatih PSS Heri Kiswanto memastikan sudah mulai melakukan perubahan. Eks pelatih Persela Lamongan ini berharap para pemainnya untuk bersabar dan bisa memainkan tempo pada laga kali ini. "Ketergesa-gesaan harus diredam sehingga rencana serangan bisa berjalan maksimal," ucap Herkis.
"Artinya permainan seharusnya bisa mengalir. Taktik seharusnya bisa berjalan, lebih tenang membawa bola sehingga passing tidak mudah terbaca," lanjut Herkis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Celah WPSplinter pada perangkat lunak Wi-Fi Broadcom berpotensi membahayakan router. Simak risiko dan cara mengamankan jaringan rumah.
DPRD Kulonprogo menilai retribusi digital Pantai Glagah masih berpotensi bocor. CCTV dan pengawasan pengunjung dinilai perlu diperkuat.
Cinema Day 2026 digelar 27 Oktober dengan tiket bioskop reguler maksimal Rp25.000. Cek harga CGV, Cinema XXI, Cinepolis, dan ketentuannya.
DPRD DIY mengusulkan balai RW menjadi laboratorium Pendidikan Khas Kejogjaan untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya Jogja.
Harga cabai rawit mencapai Rp88.642/kg pada pekan keempat Oktober 2026. Mendagri Tito mendorong perluasan tanam dan distribusi pasokan.
Polresta Sleman menggelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari. Data mencatat 25.497 pelanggaran lalu lintas pada 2025.