Bupati Pemalang Peras ASN dan Swasta demi Urus Perkara di KPK
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
Winny Oktavina Kandow (depan)/Badminton Indonesia
Harianjogja.com, JAKARTA - Seusai Asian Games, Tontowi Ahmad ditinggal pasangannya Liliana Natsir. Pelatih sektor ganda campuran pemusatan latihan nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Richard Mainaky mengatakan insting bermain atlet pratama Winny Oktavina Kandow bagus sehingga layak berpasangan dengan Tontowi Ahmad.
"Kami melihat Winny punya bakat untuk membaca bola meskipun dari kualitas masih jauh (dibanding Liliyana Natsir). Setidaknya dia masih muda sehingga tenaga masih kuat," kata Richard di sela-sela penghargaan kepada atlet-atlet bulu tangkis dan wushu di Jakarta, Rabu.
Richard mengaku optimistis Owi masih mampu mengimbangi permainan ataupun memimpin Winny yang punya banyak tenaga dan daya tahan saat bertanding maupun berlatih.
"Owi (sapaan Tontowi) sudah berkomitmen kepada saya akan melakukan latihan sebagaimana dulu. Dia akan sesekali tidur di asrama. Kami butuh Owi untuk pemain muda," katanya.
Pasangan Owi/Winny akan masuk dalam jajaran pasangan elit ganda campuran PBSI selain Hafidz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, dan Ricky Karanda Suwardi/Debby Susanto.
"Kami masih akan melihat perkembangan mereka pada beberapa turnamen," kata Richard tentang program pelatihan untuk Owi/Winny.
Sebelumnya, Owi mengaku tidak mempunyai tekanan menyusul keputusan akan dipasangkan dengan atlet pratama Winny Oktavina Kandow.
"Mudah-mudahan kami dapat memberikan hasil terbaik. Saya bisa membimbing Winny. Saya tidak ingin memberikan tekanan kepada dia. Kami ingin menikmati permainan," kata Owi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengungkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro diduga mengumpulkan Rp1,98 miliar dari ASN dan pihak swasta untuk mengurus penyelesaian perkara di KPK.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.