Indonesia Vs Bangladesh: Jadwal, Jam Tayang, dan Streaming
Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis 1 Oktober 2026. Simak jam kick-off dan siaran langsungnya.
Penyerang PSIM Jogja Ismail Haris berebut bola dengan pesepak bola Persigo Semeru FC dalam lanjutan Liga 2 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (24/9/2018) sore /Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL - PSIM Jogja sukses mengamankan tiga poin di kandang setelah menekuk tamunya Persigo Semeru FC Lumajang dengan skor 2-0 pada pekan ke-18 Liga 2 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (24/9/2018) sore. Dua gol PSIM dicetak oleh Ismail Haris pada menit ke-24 dan Fandy Edy pada menit ke-32.
Atas tambahan tiga poin ini, PSIM Jogja naik dari posisi ke-7 ke posisi ke-6 dengan 25 poin. Di sisi lain, kemenangan PSIM Jogja atas Semeru FC ini sekaligus memperpanjang rekor Laskar Mataram atas The Lava. Sebab, sebelumnya di putaran pertama, PSIM Jogja meraih kemenang 1-0 di Stadion Semeru.
Pelatih PSIM Jogja Bona Simanjuntak mengaku puas dengan raihan kemenangan yang didapatkan anak asuhnya. Meski demikian, sejumlah kelemahan tim, dinilainya masih terlihat dan harus segera dibenahi.
"Kami berterimakasih kepada para pemain yang sudah berjuang pada sore ini. Setidaknya tiga poin ini sedikit mengamankan posisi kami. Pada babak pertama, kami mampu mencetak dua gol, di babak kedua justru kami lebih banyak tertekan," kata Bona usai pertandingan.
Menurut Bona, kegagalan mengeksplorasi pertahanan Semeru FC pada babak kedua, lebih dikarenakan penurunan tempo yang dilakukan oleh para punggawa PSIM. Alhasil, Semeru FC dengan mudah menekan pertahanan dan membuat PSIM kesulitan mengembangkan permainan.
"Di babak kedua tadi seharusnya kami berani main di tengah dan depan. Bukan di belakang. Mungkin anak-anak sudah puas dengan kemenangan 2-0, padahal sejak awal target kami adalah cetak gol sebanyak mungkin," sambung Bona.
Sementara pemain PSIM Jogja sekaligus topskor sementara dengan 7 gol, Ismail Haris mengaku bersyukur karena meraih kemenangan. Apalagi, dirinya mampu berikan satu gol dari total kemenangan 2-0 atas Persigo.
"Alhamdulillah sore ini bisa raih kemenangan. Terimakasih kepada semua suporter dan penonton yang datang sore ini," ucapnya.
Terpisah pelatih Persigo Semeru FC Putut Wijanarko mengatakan, dua gol yang bersarang ke gawang anak asuhnya pada babak pertama, tidak lepas dari kegagalan para pemainnya dalam menerjemahkan strategi yang diinginkannya.
"Baru pada babak kedua mereka bisa melakukan apa yang saya minta," ucap Putut.
Sementara kapten Persigo Semeru FC Slamet Sampurno mengakui jika dua gol yang diciptakan oleh PSIM melalui bola mati susah diantisipasi oleh para pemain. Gol pertama PSIM tercipta setelah Ismail Haris mencocor bola dari bola sudut yang dilesakkan oleh Hendika Arga Permana di sisi kanan pertahanan. Sedangkan gol kedua PSIM kembali terjadi dengan skema sama. Di mana Fandy Edy menendang bola dari hasil bola sudut dari Hendika Arga dari sisi kiri pertahanan Semeru FC.
"Dua gol tadi seharusnya tidak terjadi. Kami akui kami lemah dalam antisipasi bola silang dan bola mati," ucap mantan pemain PSIM Jogja era 2008 tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis 1 Oktober 2026. Simak jam kick-off dan siaran langsungnya.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
V BTS resmi menjadi Global Brand Ambassador Nothing. Ia membintangi kampanye Headphone (1) Pro yang hadir dengan triple-driver dan ANC.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di perbankan
Sering cas motor listrik semalaman? Kenali pengaruhnya terhadap baterai, charger, sistem listrik, dan keamanan pengisian.
Spanyol menyepakati larangan penggusuran hingga 2030 setelah kasus Maricarmen Abascal memicu protes terkait krisis perumahan.