Kalteng Putra vs PSIM Jogja 3-0 : Dihukum Dua Kali Penalti, Ini Kata Pelatih PSIM Jogja

Jumali
Jumali Jum'at, 05 Oktober 2018 18:13 WIB
Kalteng Putra vs PSIM Jogja 3-0 : Dihukum Dua Kali Penalti, Ini Kata Pelatih PSIM Jogja

Pertandingan antara Kalteng Putra vs PSIM Jogja / Youtube


Harianjogja.com, PALANGKARAYA - PSIM Jogja harus mengubur mimpinya lolos ke babak 8 besar Liga 2 2018, setelah pada pekan ke-20, ditekuk Kalteng Putra dengan skor 3-0 di Stadion Tuah Pahoe, Jumat (5/10/2018) sore.

Tiga gol Kalteng Putra dicetak oleh Taufiq Kasroen melalui titik putih pada menit ke-38 dan menit ke-86. Sedangkan satu gol lainnya dicetak oleh Kushedya pada menit ke-90.

Kekalahan 3-0 yang dialami oleh PSIM Jogja ini sekaligus memperpanjang rekor kekalahan tim DIY di kandang Kalteng Putra. Sebelumnya, PSS Sleman sempat dikalahkan Kalteng Putra dengan skor 1-0.

Sementara, atas tambahan tiga poin tersebut, Kalteng Putra mengunci satu tiket ke babak 8 besar, meski secara peringkat mereka tetap berada di peringkat ke-3 dengan 36 poin dan menempel ketat, Madura FC yang berada di peringkat ke-2 dengan 36 setelah dikalahkan tuan rumah PSBS Biak dengan skor 1-0 di waktu bersamaan.

Atas kegagalan PSIM meraih poin di Kalteng Putra membuat posisi Laskar Mataram di peringkat ke-6 dengan 28 poin.

Pelatih PSIM Bona Simanjuntak mengatakan, atas kegagalan meraih poin di kandang Kalteng Putra, maka peluang timnya untuk lolos ke babak 8 besar tertutup. Sebab, jika mampu menyapu bersih dua laga tersisa yakni melawan PSS Sleman dan Madura United, raihan poin PSIM Jogja tidak akan bisa menembus babak 8 besar.

"Atas hasil ini peluang kami sudah tertutup. Meski demikian, kami akan tetap fight dan alihkan di dua pertandingan selanjutnya," kata Bona usai pertandingan.

Menurut Bona, secara permainan, sejatinya Hendika Arga dan kawan-kawan mampu tampil meladeni tuan rumah. Namun, adanya keputusan pemberian hadiah penalti pada menit ke-38, membuat mental pemain PSIM drop. Alhasil, para pemain lebih memilih berhati-hati untuk memainkan bola.

Meski demikian, PSIM akhirnya juga terkena hukuman penalti pada menit ke-86.

"Ada pengaruhnya penalti pertama tadi. Sejatinya penalti pertama tidak harus diberikan. Sedangkan untuk penalti kedua, memang itu kesalahan pemain kami," sambung Bona.

Oleh karena itu, usai laga melawan Kalteng Putra, Bona memastikan akan menata ulang mental para pemain. Sebab, dari hasil evaluasi pertandingan sore ini, ada keraguan dari para pemain saat berhadapan dengan para pemain senior Kalteng Putra.

"Ke depan kami tata lagi dan siapkan semua untuk menghadapi derby melawan PSS Sleman dan menjamu Madura United," ucap Bona.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online