Prabowo Targetkan 1.386 Kampung Nelayan Beroperasi Akhir 2026
Prabowo menargetkan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih beroperasi akhir 2026 dan pembangunan 1.582 kapal ikan modern dimulai pada 2027.
River Plate ketika juara Copa Libertadores 2015/Reuters-Martin Acosta
Harianjogja.com, ASUNCION – Final leg kedua Copa Libertadores antara dua klub Argentina River Plate dan Boca Juniors akan dipindah ke luar negara itu pada awal Desember setelah peristiwa kerusuhan pendukung yang menyebabkan pertandingan ditunda pekan lalu.
Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (Conmebol) mengatakan bahwa pertandingan sepak bola akbar yang setara dengan Liga Champion di Eropa itu, akan dimainkan pada 8 atau 9 Desember, tetapi belum dipastikan tempat alternatif lokasi pertandingan.
Setelah permainan berlangsung seri 2-2 dalam final leg pertama, dua klub besar asal Argentina itu dijadwalkan bertanding leg kedua pada Sabtu di stadion Rivera Monumental. Pertandingan dihentikan setelah beberapa pemain Boca terluka ketika bus yang mereka tumpangi dilempari batu oleh para pendukung River.
"Ini akan dimainkan di luar Argentina karena kondisi tidak memungkinkan dimainkan di Argentina," kata Presiden Conmebol Alejandro Dominguez dalam konferensi pers setelah pertemuan para ketua kedua klub tersebut di markas besar konfederasi di Paraguay.
Komandan polisi Paraguay Walter Vazquez, mengatakan kemungkinan pertandingan akan dilangsungkan di Asuncion pada Minggu 9 Desember.
Sementara itu Boca Juniors secara resmi minta kepada Conmebol agar menjatuhkan diskualifikasi kepada River dan menyerahkan juara kepada Boca. Organisasi itu telah membuka proses disipliner teradap River.
Sedangkan Presiden Boca Daniel Angelici mengatakan di Paraguay bahwa klub menyerahkan kasus itu kepada Pengadilan Arbritrase untuk Olahraga (CAS), badan internasional yang bermarkas di Swiss.
Pertunjukan antara musuh bebuyutan dua kekuatan klub Buenos Aires itu merupakan final terdahsyat dalam 58 tahun sejarah kompetisi sepak bola tersebut.
Karcis pertandingan dua leg itu telah terjual habis dan para pendukung serta media datang dari seputar dunia yang ingin menyaksikan pertandingan yang paling menantang di dunia olahraga itu.
Namun sepak bola Argentina tercederai setelah para pendukung River melempari bus Boca yang sedang menuju stadion, menyebabkan kaca jedela bus pecah dan juga melukai beberapa pemain.
Gas air mata terpaksa digunakan polisi untuk mengusir para pendukung, kapten Boca Pablo Perez bahkan harus dibawa ke rumah sakit karena pelipis mata dia terluka dan beberapa pemain lainnya mengalami pendarahan karena terkena pecahan kaca jendela.
Karena itu, meskipun stadion telah terisi penuh, Boca megatakan tidak mau masuk dan bermain dan Conmebol melakukan penundaan pertama pertandingan dan kemudian menyatakan menunda pertandingan itu hingga Minggu.
Pada Minggu, Conmebol sekali lagi kembali menunda pertandingan dan menyatakan bahwa pertandingan tidak bisa dijamin keamanannya jika pertandingan tetap dilangsungkan di stadion River.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Prabowo menargetkan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih beroperasi akhir 2026 dan pembangunan 1.582 kapal ikan modern dimulai pada 2027.
Pemerintah mengalokasikan Rp820,9 triliun untuk pendidikan pada RAPBN 2027, termasuk PIP, KIP Kuliah, MBG, dan Sekolah Garuda.
Instagram resmi mengganti logo teks atau wordmark setelah 10 tahun. Desain baru menuai pro dan kontra karena banyak pengguna salah membaca tulisan Instagram men
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat
AFC resmi menolak banding Persib Bandung terkait kericuhan suporter saat ACL 2. Maung Bandung tetap didenda Rp3,5 miliar dan menjalani laga tanpa penonton.
Borneo FC resmi ditunjuk AFC sebagai tuan rumah fase grup AFC Challenge League 2026/2027. Stadion Segiri Samarinda akan menjadi venue pertandingan Asia.