MK Hapus Ancaman Pidana, Masyarakat Kini Bebas Gunakan Lambang Garuda
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Pelatih fisik PSS Sleman Komarudin / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Sejumlah antisipasi telah dilakukan oleh PSS Sleman jelang leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia melawan Barito Putera di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (31/1/2019) malam. Selain menyiapkan pemain pengganti Dave Mustaine dan Asyraq Gufron yang absen karena cedera dan demam, skuat Super Elang Jawa juga berlatih untuk melakukan tendangan penalti.
"Dave informasi terakhir dari fisioterapis memang belum bisa karena cedera hamstring. Asyraq Gufron juga masih demam, makanya tadi tidak ada pas latihan," kata pelatih fisik PSS Sleman Komarudin di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (30/1/2019).
Menurut Komarudin, akibat absennya dua pemain ini maka pihaknya dipastikan akan melakukan beberapa perubahan strategi. Zamzani kemungkinan akan ditempatkan sebagai bek tengah menggantikan posisi dari Asyraq Gufron yang masih mengalami demam dan belum bisa diturunkan. Sedangkan untuk posisi Dave Mustaine, akan diisi oleh Wahyu Sukarta.
"Kita hanya punya satu gelandang bertahan. Tetapi masih ada Sidik Saimima yang bisa kita turunkan sejak awal. Kami berharap dengan materi pemain yang ada kita bisa tampil maksimal," lanjutnya.
"Secara tim sendiri, kami siap untuk mengulang kemenangan di Martapura kemarin. Kami sadar diri pemain kami belum banyak penambahan, tetapi kami optimistis dengan semangat dan keyakinan, apalagi main di depan penonton sendiri, kami akan bisa mengatasi pertandingan ini," ucapnya.
Disinggung mengenai latihan tendangan penalti yang diterapkan pada latihan, Rabu (30/1/2019) pagi, Komarudin tidak menyangkal jika hal itu dilakukan oleh pihaknya. Dosen UNY ini mengungkapkan, dengan sistem home away dan leg 1 serta leg dua di Piala Indonesia, maka kemungkinan adu penalti harus sudah diantisipasi pihaknya, termasuk menyiapkan lima penendang penalti.
"Kemungkinan itu sudah dipikirkan. Tadi sudah siapkan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.
Polresta Cilacap mengungkap dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dengan 24 korban selama 11 tahun. Polisi membuka posko pengaduan.