Belanda dan Spanyol Teratas! Ini 5 Tim Paling Sial di Adu Penalti
Belanda disingkirkan Maroko lewat adu penalti di Piala Dunia 2026 dan kini menyamai rekor buruk Spanyol dalam sejarah turnamen.
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengenakan jersey milik Hendika Arga Permana / Harian Jogja - Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN - Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro memastikan masih membutuhkan sejumlah pemain di empat posisi berbeda, yakni penyerang, gelandang tengah, full back kiri dan kiper. Keempat posisi tersebut diharapkan segara terpenuhi pada akhir bulan ini.
"Saya sudah berkoordinasi dengan manajemen. Nama-nama pemainnya juga sudah ada. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi dan tim terbentuk, program latihan kembali kami gelar Jumat (8/2/2019) nanti," katanya, Selasa (5/2/2019).
Menurut Seto, tambahan pemain di posisi kiper dibutuhkan karena saat ini PSS Sleman baru memiliki dua penjaga gawang yakni Ega Rizky Permana dan Try Hamdani Goentara. Sedangkan di posisi full back kiri baru ada sosok Derry Rachman yang direkrut dari PSMP Mojokerto.
Sedangkan di posisi gelandang tengah, eks pelatih PSIM Jogja ini gelandang bertahan dan serang. Sementara diposisi pemain sayap, bergabugnya eks PSM Makassar, Arsyad Yusgiantoro kian menambah melimpanya stok pemain di posisi tersebut. Sebab sudah ada Rangga Muslim Perkasa, Irham Zahrul Mila, Ricky Kambuaya untuk posisi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Belanda disingkirkan Maroko lewat adu penalti di Piala Dunia 2026 dan kini menyamai rekor buruk Spanyol dalam sejarah turnamen.
Gelombang panas ekstrem di Eropa kini jadi ancaman ekonomi serius. Jerman diprediksi menanggung kerugian terbesar hingga 2030.
Nickelodeon rayakan Hari SpongeBob 14 Juli dengan event global, maraton episode, hingga konten baru di Roblox dan YouTube.
Survei tunjukkan kepercayaan publik ke Prabowo tembus 74%. Qodari tegaskan pemerintah tak berpuas diri dan tetap evaluasi kinerja.
Kemenhub siapkan 39 bandara baru untuk memperkuat konektivitas nasional dan dorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Perpres ojol resmi terbit, potongan aplikasi maksimal 8 persen mulai Juli 2026, driver dapat perlindungan lebih kuat.