Advertisement
Hadapi Bulgaria, Inggris Bisa Teruskan Ketajaman
Timnas Inggris - Reuters/Toru Hanai
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA — Timnas Inggris menjadi salah satu tim yang paling tajam di awal Kualifikasi Euro 2020. Baru tampil di dua laga, Three Lions sudah memborong 10 gol dengan hanya kebobolan sebiji gol. Republik Cheska dan Montenegro adalah dua tim yang digunduli dengan skor masing-masing 0-5 dan 1-5.
Marcus Rashford dkk. berpotensi melanjutkan tren pesta gol ini ketika menjamu Bulgaria di Wembley, Sabtu (7/9/2019). Logikanya Inggris tak akan mendapat kesulitan berarti menghadapi Bulgaria yang secara teknis tak lebih kuat dibanding dua lawan awal mereka di Kualifikasi Euro 2020. Anak asuh Krasimir Balakov sejauh ini bahkan belum mampu memetik kemenangan dari empat pertandingan di Grup A.
Advertisement
Lebih parah lagi, Georgi Kostadinov dkk. gagal meraih kemenangan di tujuh laga beruntun di semua ajang. Bahkan di laga terakhir Bulgaria dipaksa menyerah dengan skor 2-3 dari tim lemah Kosovo di Kualifikasi Euro. Sederet statistik tersebut menunjukkan Bulgaria bisa menjadi lawan empuk bagi Inggris yang tengah on fire.
Legenda Bulgaria, Dimitar Berbatov, bahkan tak bisa membayangkan negaranya bisa meraih kemenangan di Wembley. “Dalam mimpi terliar saya, saya ingin kami menang. Namun saya akan terima dengan senang hati skor imbang. Ini adalah taruhan yang terbilang berani, tapi saya harus mendukung tim ini,” ujar Berbatov seperti dilansir BBC, Jumat (6/9/2019).
Berharap Bulgaria bisa menang atas Inggris di London memang ibarat mimpi di siang bolong. Dalam pertemuan terakhir kedua tim, yakni saat Kualifikasi Euro 2012, Inggris mampu menguliti Bulgaria 4-0 di Wembley. Saat bermain tandang, Inggris pun menang telak tiga gol tanpa balas. Dari sepuluh laga melawan Bulgaria di semua kompetisi, Inggris belum pernah merasakan kekalahan.
Namun bukan berarti Three Lions tanpa kewaspadaan di laga akhir pekan ini. Kekuatan di lini pertahanan Inggris sedikit berkurang menyusul absennya Aaron Wan-Bissaka dan Kyle Walker. Wan-Bissaka telah mundur dari pemusatan latihan karena cedera punggung, sedangkan Walker tak dipanggil Pelatih Gareth Southgate. Meski demikian, Inggris tampaknya tak perlu terlalu risau karena masih memiliki bek sayap sekelas Trent Alexander-Arnold dan Kieran Trippier.
“Sesungguhnya laga nanti adalah pertandingan perdananya [Wan Bissaka] memperkuat timnas. Namun masuknya Trent dan Trippierr sudah cukup untuk memperkokoh lini pertahanan,” ujar Southgate.
Gelandang Inggris, Harry Winks, menaruh respek besar pada Bulgaria meski sang lawan tengah berada dalam tren buruk. Pemain Tottenham Hotspur itu mengaku siap memberikan segenap tenaganya jika dipercaya sebagai starter.
Duel melawan Bulgaria akan menjadi laga perdana bagi Winks setelah dia memperkuat Inggris di UEFA Nations League. “Setiap tim yang kami hadapi selalu ingin menang di Wembley, jadi saya menduga ini akan jadi pertandingan yang sulit,” ucap pemain 23 tahun itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement






