Advertisement
GBK Arena Direstui Jadi Sekretariat Piala Dunia U-20
Menteri Zainudin Amali beserta Waketum PSSI Iwan Budianto dan Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto saat meninjau gedung GBK Arena yang akan dijadikan sebagai sekretariat penyelenggaraan Piala Dunia U-20 pada Jumat, (10/7/2020). (Antara - Asep Firmansyah)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi menetapkan gedung Gelora Bung Karno Arena (GBK Arena), Senayan, Jakarta, menjadi sekretariat penyelenggara Piala Dunia U-20 2021 (INAFOC). Hal itu ditetapkan setelah Kemenpora meninjau lokasi, Jumat (10/7/2020).
GBK Arena merupakan bekas kantor Panitia Pelaksana Asian Paragames 2018 (INAPGOC). Gedung lima lantai itu akan menjadi pusat aktivitas kepanitiaan INAFOC dan terdiri dari berbagai unsur lembaga yang terkait dengan penyelenggaraan Piala Dunia U-20.
Advertisement
"Kami lihat [tempat] ini karena pernah digunakan saat Asian Paragames. Menurut kami memang ada pilihan lain yang ditawarkan, tetapi setelah kami lihat sepintas, langsung kami bisa tentukan bahwa inilah tempat sekretariat kepanitiaan Piala Dunia U-20," ujar Menpora Zainudin Amali, Jumat.
Menpora beserta Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto serta Direktur Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) Winarto awalnya akan memantau dua lokasi yakni GBK Arena dan GBK Serbaguna.
Akan tetapi dengan pertimbangan akses yang mudah serta dekat dengan lokasi-lokasi strategis membuat Zainudin tak butuh waktu lama menetapkan GBK Arena sebagai sekretariat INAFOC.
"Semua aktivitas kepanitiaan akan terpusat di sini, dari berbagai unsur baik itu dari Kemenpora, PSSI, kementerian lembaga lainnya itu berkantornya di sini dan juga pasti kita siapkan tempat untuk media," katanya.
"Kami akan siapkan sehingga bisa mengupdate dari waktu ke waktu. Yang akan day by day di sini Pak Iwan Budianto [Waketum PSSI], yang lain belum bisa diumumkan," ujar Menpora.
Saat disinggung kapan akan segera ditempati, Menpora masih menunggu struktur kepanitiaan INAFOC dari FIFA, setelah itu barulah lembaga yang bersinggungan akan langsung di tempatkan agar memudahkan koordinasi.
"FIFA sedang menyusun kepanitiaan seperti apa kebutuhannya nanti akan kita publikasikan. Karena ini Piala dunia U-20 adalah propertinya FIFA, kami sebagai penyelenggara akan ikut panduan apa yang digariskan oleh FIFA," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kondisi Andrie Yunus Korban Air Keras Belum Membaik, Masih di HCU
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Open House, Warga Rela Antre Demi Bersalaman dengan Sultan HB X
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
Advertisement
Advertisement





