Di Balik Gelar Dunia Yamal Ada Kisah Nenek Naik Bus Diam-Diam
Kisah haru Lamine Yamal di balik gelar Piala Dunia 2026, dari perjuangan nenek imigran hingga pengorbanan sang ibu yang bekerja di restoran.
Ketua PSSI, Mochamad Iriawan / Harian Jogja- Jumali
Harianjogja.com, KUALA LUMPUR -- Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyatakan Indonesia akan mempersiapkan diri sebaik mungkin meski AFC telah menunjuk Qatar sebagai tuan rumah Piala Asia 2023.
“Selamat untuk Qatar yang akan menjadi tuan rumah Piala Asia 2023. Indonesia akan mempersiapkan tim sebaik mungkin,” kata Iriawan, dikutip dari laman PSSI, Senin (17/10/2022).
Presiden AFC Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa mengucapkan selamat untuk Qatar serta terima kasih untuk Indonesia dan Kora Selatan yang sudah mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Asia 2023.
"Mewakili AFC, saya mengucapkan selamat untuk Qatar. Terima kasih pula untuk PSSI dan Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) yang berminat untuk melaksanakan kejuaraan itu," ujar Shaikh Salman.
Dia menambahkan, AFC yakin Qatar dapat menjadi tuan rumah Piala Asia 2023 yang baik lantaran berpengalaman menggelar turnamen internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : PSSI
Kisah haru Lamine Yamal di balik gelar Piala Dunia 2026, dari perjuangan nenek imigran hingga pengorbanan sang ibu yang bekerja di restoran.
Polri menangkap buronan Interpol asal Palestina Abdul Karim Raed Miqdad di Indonesia. Ia diketahui membawa tiga paspor, dua di antaranya diduga palsu.
PT Danantara Sumber Daya Alam bersiap mengimplementasikan pengelolaan ekspor SDA satu pintu pada 1 September 2026 untuk memperkuat pengawasan ekspor.
KPK mempersilakan Menteri PU Dody Hanggodo memberikan klarifikasi terkait polemik surat perjalanan dinas ke Amerika Serikat untuk menghindari simpang siur infor
BPBD Kabupaten Temanggung menerima permohonan bantuan air bersih dari lima dusun di Desa Gentan dan segera melakukan asesmen lapangan.
Menteri PU Dody Hanggodo membantah terlibat dugaan doxing terhadap dosen UGM Nabiyla Risfa Izzati dan menegaskan dirinya terbuka terhadap kritik.