Fitur OTA Mobil Listrik Disebut Bisa Jadi Celah Serangan Siber
Teknologi OTA pada mobil listrik dinilai membuka celah serangan siber. Pakar mengingatkan risiko peretasan kendaraan dan pentingnya perlindungan data pengguna.
Aksi Aremania / Antara
Harianjogja.com, MALANG—Kantor Arema FC di Jalan Mayjend Panjaitan, Kota Malang, Minggu (29/12/2023) dirusak.
Kejadian tersebut terjadi menyusul bentrok antara Areamania antara suporter Arema FC dengan sejumlah orang yang mengamankan kantor Arema FC.
BACA JUGA: Bus Pemain Arema FC Dilempari Batu
"Rusuh antara suporter Arema FC dengan sejumlah orang yg mengamankan kantor Arema FC saat Aremania mendatangi kantor management Arema FC sebagai aksi protes terhadap sikap manajemen Arema FC yg dianggap tidak peduli terhadap penanganan tragedi Kanjuruhan, Minggu (29/1)," cuit Radio Elshinta, @RadioElshinta.
Rusuh antara suporter Arema FC dengan sejumlah orang yg mengamankan kantor Arema FC saat Aremania mendatangi kantor management Arema FC sebagai aksi protes terhadap sikap manajemen Arema FC yg dianggap tidak peduli terhadap penanganan tragedi Kanjuruhan, Minggu (29/1). Ahh pic.twitter.com/fQR1O3EWI3
— Radio Elshinta (@RadioElshinta) January 29, 2023
"Ada ribut2 apa di kantor arema mbetek @infomalang @yusufgunawan? Sampe ada ambulance banyak," tulis akun twitter @mas_iipan.
Dalam kanal Youtube, @Ayasdomi, berjudul Arek Malang BersikapGeruduk Kandang Singa Kantor Arema, terlihat Aremania mendatangi kantor Arema FC di Jalan Mayjend Panjaitan, Kota Malang pada Minggu (29/1/2023). Demonstrasi tersebut merupakan lanjutan dari aksi segel kantor Arema FC pada Minggu, (15/1/2023) lalu.
Pada 15 Januari lalu, Aremania juga melakukan demonstrasi. Ada 3 tuntutan utama yang mereka suarakan untuk manajemen Arema FC dan jajaran Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI).
Para Aremania itu meminta Arema FC (PT AABBI) selaku klub yang amoral untuk mundur dari kompetisi Liga 1.
Kedua, menolak segala aktifitas PT AABBI atau Arema FC sebagai salah satu pihak yang terlibat dalam Tragedi Kanjuruhan di seluruh wilayah Malang Raya.
Ketiga, mendesak PT AABBI atau Arema FC sebagai subyek hukum (korporasi) untuk ikut berpartisipasi aktif dalam upaya usut tuntas Tragedi Kanjuruhan. Serta kooperatif dalam proses hukum yang berjalan.
Dalam sejumlah poster yang beredar di media sosial. Kedatangan Aremania ke kantor Arema FC saat ini karena 3 tuntutan itu sudah memasuki masa deadline yang mereka berikan selama 14×24 jam terhitung sejak 15 Januari 2023 lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Teknologi OTA pada mobil listrik dinilai membuka celah serangan siber. Pakar mengingatkan risiko peretasan kendaraan dan pentingnya perlindungan data pengguna.
Menteri Hukum menyebut 300 WNI mengajukan pelepasan kewarganegaraan. Kenaikan tarif dinilai tidak berdampak bagi masyarakat umum
Investasi Sleman triwulan II 2026 mencapai Rp931,7 miliar. Sektor kelistrikan mendominasi dan menyerap 2.448 tenaga kerja baru.
Presiden Prabowo mengingatkan 1.177 perwira TNI-Polri menjaga integritas, menjauhi korupsi, narkoba, judi, dan mengabdi kepada rakyat.
Warga Kotagede mengikuti pelatihan susur Sungai Gajah Wong untuk mendeteksi dini potensi banjir dan memperkuat mitigasi bencana.
Polres Bantul mengungkap peredaran 1.602 pil berlogo Y di Pleret dan Banguntapan. Seorang pemasok ditangkap berkat laporan warga.