Sulit Menikmati Uang Meski Sudah Mapan? Mungkin Ini Penyebabnya
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
Pemain PSS Sleman Wahyudi Hamisi menjalani latihan fisik, Selasa (16/5/2023)/ PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman mulai serius mempersiapkan diri menghadapi Liga 1 2023/2024. Salah satunya adalah dengan mempersiapkan fisik pemain.
Latihan fisik hari pertama berfokus pada latihan kekuatan di gym oleh pelatih fisik PSS, Kartono Pramdhan.
BACA JUGA: PSS Sleman Agendakan Lima Kali Laga Uji Coba dengan Tim Selevel
“Latihan kita pada pagi hari ini lebih fokus kepada penguatan otot pada pemain. Jadi lebih banyak memakai beban eksternal untuk meningkatkan kekuatan mereka," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Selasa (16/5/2023).
Sesi awal latihan fisik dibuka dengan latihan sepeda sebagai pemanasan bagi para pemain untuk memulai latihan.
"Para pemain kami bagi menjadi dua grup latihan. Satu grup memakai mesin dan grup lainnya fungsional tanpa mesin. Kedua grup saling bergantian,” sambungnya.
Pada latihan pagi ini, coach Kartono membuat total 24 pos dengan 12 pos menggunakan mesin, dan 12 pos tanpa menggunakan mesin untuk melatih semua otot badan.
“Latihan ini juga melatih otot bagian atas kemudian otot bagian bawah para pemain. Sehingga, sesi latihan ini memenuhi apa yang dibutuhkan untuk pemain sepak bola," katanya.
Kartono menambahkan, program latihan kebugaran juga akan menjadi bagian latihan intensif tim pelatih PSS Sleman sebelum mengadakan pemusatan latihan pada akhir bulan Mei hingga awal Juni 2023.
"Ini kami lakukan sesuai dengan program yang telah dibuat oleh jajaran pelatih. Kami ingin mengembalikan kondisi fisik para pemain ke dalam kondisi prima," jelasnya.
"Latihan fisik di lapangan juga kami lakukan agar tidak hanya berfokus di Gym saja. Kami ingin mereka juga bisa terbiasa dengan latihan fisik di lapangan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mengajak masyarakat memperkuat gotong royong, persatuan, serta kemandirian ekonomi dan teknologi.
Pembangunan kawasan yudikatif IKN terus dikebut dan ditargetkan rampung 2027, dengan progres Gedung MA 12,5 persen.
Erwin Gutawa menggarap aransemen baru lagu Hari Merdeka dengan angklung bersama Manshur Praditya untuk HUT ke-81 RI.
Sebanyak 38 anggota Paskibraka DIY siap bertugas mengibarkan bendera pada upacara HUT ke-81 RI di Istana Kepresidenan Jogja.
Pemerintah membentuk posko terpadu untuk menangani gempa NTT dan mempercepat pemulihan jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, serta internet.