Polisi Gerebek Pabrik Miras Oplosan Berkedok Toko Mainan di Bantul
Polisi menggerebek dugaan pabrik miras oplosan di toko mainan Bantul dan menyita 1.260 botol serta 16 jeriken alkohol.
Gelandang asal Filipina, Andreas Esswein saat menjalani latihan rutin bersama PSIM Jogja, belum lama ini./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja resmi mengumumkan kedatangan pemain asing pertama mereka untuk mengarungi Liga 2 2023. Pengisi slot pemain asing Asia itu adalah gelandang asal Filipina, Andreas Esswein.
Pemain kelahiran 26 Januari 1997 itu sebelumnya telah malang melintang bermain di sejumlah klub Jerman, Filipina, Lebanon, dan Malaysia. Terakhir, mantan pemain Tim Nasional U-23 Filipina itu memperkuat klub asal Malaysia, Kelantan FC.
“Saya sangat senang dan antusias untuk bergabung di klub ini. Saya suka dengan kota dan juga dengan orang-orangnya. Saya tidak sabar untuk memulai pertandingan perdana," katanya, Selasa (22/8/2023).
Kehadiran Andreas Esswein diharapkan semakin menambah kedalaman skuad PSIM Jogja. Apalagi tim berjuluk Laskar Mataram itu tergabung dalam Grup 2 dengan pesaing yang cukup berat yakni FC Bekasi City, Malut United FC, PSKC Cimahi, Persikab Kabupaten Bandung, Nusantara United dan Perserang Serang.
BACA JUGA: Kabar Gembira! Selangkah Lagi Mandala Krida Jadi Markas PSIM
Andi, sapaan akran Andreas Esswein diketahui pula pernah mencicipi pertandingan di AFC Champions League. Adapun klub yang pernah dibela pemain berusia 26 tahun itu yakni SV Waldhof Mannheim U19, FC Spöck, dan FC Heidelsheim di Jerman, Global FC, Davao Aguilas FC, dan United City FC di Filipina, Safa Beirut SC di Lebanon, serta Kelantan FC di Malaysia.
“Saya berharap bisa membantu tim ini dengan pengalaman saya selama bermain di Asia, di Eropa, dan pengalaman bermain di AFC Champions League untuk mencapai target dan promosi ke Liga 1,” imbuhnya.
Sekretaris Klub PSIM Jogja, Aprilia Sulistyowati mengatakan persiapan skuad Laskar Mataram untuk mengarungi Liga 2 musim ini sudah mencapai 90 persen. Total ada sebanyak 25 pemain yang sekarang sudah dinyatakan siap membela klub kebanggaan warga Jogja itu. Manajemen tinggal melengkapi satu pemain asing lainnya dan kuota U-21.
"Kehadiran Andy yang memiliki beragam pengalaman diharapkan memberikan positif dalam perkembangan dan permainan tim. Semoga dengan bergabungnya Andy bisa membuat permainan PSIM Jogja lebih beragam juga," ujar Aprilia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menggerebek dugaan pabrik miras oplosan di toko mainan Bantul dan menyita 1.260 botol serta 16 jeriken alkohol.
Industri drama Korea meminta dana investasi 1 triliun won atau Rp13,5 triliun karena jumlah produksi menurun dan biaya operasional terus meningkat.
Sebanyak 22.555 peserta JKN di Jogja nonaktif pada November 2026. Pemkot menyiapkan Rp39,69 miliar untuk pembiayaan PBI APBD.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat upaya swasembada pangan melalui modernisasi sektor pertanian dari hulu hingga hilir.
Jokowi mengenakan batik parang saat menjadi saksi di PN Jakarta Timur. Simak filosofi, sejarah, dan makna tiga jenis motif batik parang.
Wabah Ebola di RD Kongo telah menyebabkan 5.126 kematian dan menjangkau delapan provinsi. Simak penyebaran kasus serta gejala penyakitnya.