PSIM Jogja Segera Cari Pengganti Jean-Paul van Gastel, Ditargetkan Kurang dari Sebulan

Anisatul Umah
Anisatul Umah Sabtu, 17 Oktober 2026 18:07 WIB
PSIM Jogja Segera Cari Pengganti Jean-Paul van Gastel, Ditargetkan Kurang dari Sebulan

(Kiri ke kanan) Manajer PSIM Jogja Iksan Mahar, Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan, dan Direktur Utama PSIM Jogja, Yuliana Tasno dalam konferensi pers di Grha Pandawa Balaikota, Sabtu, (17/10/2026). Anisatul Umah-Harian Jogja.

Harianjogja.com, JOGJA—Manajemen PSIM Jogja menargetkan bisa mendapatkan pelatih baru dalam waktu kurang dari satu bulan setelah mengakhiri kerja sama dengan Jean-Paul van Gastel. Sementara proses pencarian berlangsung, Guntur Cahyo Utomo ditunjuk sebagai pelatih sementara untuk menangani Laskar Mataram.

Direktur Utama PSIM Jogja, Yuliana Tasno, menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Grha Pandawa, Balai Kota Jogja, Sabtu (17/10/2026). Ia menegaskan manajemen akan bergerak secepatnya untuk menentukan pengganti Van Gastel.

“Kita harus bekerja keras untuk mencari pengganti barunya di jangka waktu secepatnya. Di bawah satu bulan, tapi ya secepatlah, ya secepatnya kita harus bergerak,” kata Yuliana.

Menurut Yuliana, Guntur akan mengisi posisi pelatih kepala untuk sementara waktu selama sekitar satu bulan, sesuai regulasi yang berlaku. Manajemen berharap penunjukan tersebut dapat membantu menjaga kondisi tim sembari proses pencarian pelatih baru berjalan.

Manajemen PSIM Tegaskan Keputusan Bukan karena Tekanan Suporter

Yuliana juga menyampaikan permohonan maaf kepada suporter atas performa PSIM yang belum memenuhi harapan. Ia menegaskan manajemen tetap berkomitmen mengerahkan tenaga dan pikiran agar klub kebanggaan warga Jogja itu mampu bertahan di Liga 1.

Di tengah belum adanya kemenangan yang diraih tim, Yuliana menyebut keamanan dan keberlangsungan klub menjadi fokus utama manajemen. Keputusan mengakhiri kerja sama dengan Van Gastel, menurutnya, diambil berdasarkan pertimbangan internal dan bukan semata-mata mengikuti desakan suporter.

“Tidak ngikutin arus bawah. Gitu ya, arus yang begitu kencangnya dengan tekanan itu,” ujarnya.

Yuliana berharap keputusan manajemen mendapat dukungan dari kelompok suporter Brajamusti dan The Maident. Ia juga berharap perubahan di jajaran kepelatihan dapat menciptakan suasana yang kondusif di ruang ganti maupun ketika tim bertanding.

Pemkot Jogja dan Manajemen Minta Dukungan Suporter

Wakil Wali Kota Jogja, Wawan Harmawan, menyampaikan harapan agar PSIM terus berkembang. Ia meminta suporter tetap memberikan doa dan dukungan kepada manajemen dalam menghadapi situasi yang tengah dialami klub.

“Jadi, manajemen sudah berupaya seoptimal mungkin, jadi kami berharap suporter juga mendukung dengan doa dan dengan dukungannya kepada manajemen PSIM supaya kita nanti bisa lebih baik lagi,” kata Wawan.

Manajer PSIM Jogja, Iksan Mahar, juga mengajak suporter tetap mendukung tim. Ia menilai PSIM perlu segera berbenah dan mempersiapkan diri menghadapi rangkaian pertandingan penting yang dapat memengaruhi perjalanan klub pada musim ini.

Menurut Iksan, PSIM masih harus menghadapi dua laga tandang krusial serta dua pertandingan kandang yang tidak kalah berat. Jadwal pada November dan Desember juga menjadi tantangan tersendiri bagi tim.

Pada November, PSIM dijadwalkan memainkan lima pertandingan, terdiri atas empat laga Super League dan satu laga League Cup. Sementara pada Desember, tim akan menjalani tujuh pertandingan, yakni enam laga Super League dan satu laga League Cup.

“Jadi, sekali lagi saya mohon dukungannya teman-teman semua dengan segala keputusan, harapannya kita akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk membawa kembali tim kebanggaan kita semua,” ujar Iksan.

Dengan target pencarian pelatih baru kurang dari satu bulan, manajemen PSIM kini menghadapi dua pekerjaan sekaligus: menentukan juru taktik pengganti Van Gastel dan mempersiapkan tim menghadapi jadwal kompetisi yang padat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online