Jelang Laga Lawan Bhayangkara FC, PSIM Jogja Evaluasi Empat Kekalahan Beruntun

Ariq Fajar Hidayat
Ariq Fajar Hidayat Senin, 19 Oktober 2026 15:17 WIB
Jelang Laga Lawan Bhayangkara FC, PSIM Jogja Evaluasi Empat Kekalahan Beruntun

Caretaker PSIM Jogja, Guntur Cahyo Utomo berbicara saat konferensi pers jelang pertandingan, Senin (19/10/2026). Ist/ Dok. PSIM Jogja

Harianjogja.com, JOGJA—Caretaker PSIM Jogja, Guntur Cahyo Utomo, menilai Bhayangkara FC sebagai salah satu kandidat kuat penghuni empat besar Super League 2026/2027. Menghadapi tuan rumah yang belum terkalahkan hingga pekan kelima, Laskar Mataram dituntut meningkatkan motivasi dan komitmen untuk meraih poin.

PSIM akan bertandang ke markas Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Selasa (20/10/2026) malam. Laga pekan keenam ini menjadi ujian bagi PSIM yang tengah berusaha mengakhiri tren empat kekalahan beruntun.

Guntur mengakui Bhayangkara FC memiliki kualitas pemain yang bagus dan menunjukkan konsistensi pada awal musim. Dari lima pertandingan, tim tersebut mencatatkan satu kemenangan dan empat hasil imbang.

"Bhayangkara salah satu tim yang sangat kuat di Super League Indonesia. Saya pikir dia adalah salah satu kandidat empat besar di akhir musim nantinya," kata Guntur dalam konferensi pers, Senin (19/10/2026).

Guntur Minta Pemain PSIM Tingkatkan Motivasi

Menghadapi lawan yang dinilai kuat, Guntur meminta para pemain PSIM menunjukkan motivasi dan komitmen lebih besar. Dia berharap anak asuhnya mampu tampil maksimal untuk membawa pulang poin dari Lampung.

Meski demikian, Guntur menegaskan pembenahan internal menjadi fokus utama tim sebelum menghadapi Bhayangkara FC. Evaluasi terhadap penampilan dalam beberapa pertandingan terakhir dinilai penting untuk memperbaiki performa Laskar Mataram.

"Pada akhirnya kita butuh motivasi lebih, butuh komitmen lebih untuk bisa kita pakai untuk melawan Bhayangkara besok. Yang pertama, kita memang fokus pada diri kami sendiri untuk mengevaluasi apa pun yang kemarin terjadi di beberapa pertandingan," ujarnya.

Guntur berharap hasil evaluasi tersebut menjadi modal bagi PSIM untuk mencuri poin di kandang lawan. Di tengah perubahan kepemimpinan tim pelatih, dia menegaskan seluruh skuad tetap berkomitmen memberikan penampilan optimal.

Bek PSIM, Raka Cahyana, juga menyampaikan bahwa persiapan tim berjalan cukup baik. Dia memastikan para pemain siap menjalankan instruksi Guntur dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC.

"Kalau dari pemain, persiapan cukup baik dan siap menjalankan instruksi pelatih untuk pertandingan besok," kata Raka.

PSIM Berusaha Bangkit Setelah Empat Kekalahan Beruntun

PSIM datang ke Lampung dengan kondisi yang belum ideal. Kekalahan 1-2 dari PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat (16/10/2026), menjadi kekalahan keempat secara beruntun bagi Laskar Mataram.

Sehari setelah kekalahan tersebut, manajemen PSIM memberhentikan Jean-Paul Van Gastel dari jabatan pelatih kepala. Guntur kemudian ditunjuk sebagai caretaker untuk memimpin tim dalam pertandingan berikutnya.

Hingga pekan kelima Super League 2026/2027, PSIM menempati peringkat ke-16 klasemen sementara dengan koleksi satu poin dari lima pertandingan.

Sementara itu, Bhayangkara FC berada di posisi kedelapan dengan tujuh poin. Tim tuan rumah juga belum merasakan kekalahan sepanjang lima pekan awal musim ini.

Perbedaan posisi klasemen dan catatan hasil pertandingan membuat PSIM menghadapi tantangan tersendiri. Laskar Mataram kini berupaya memperbaiki performa sekaligus menghentikan tren negatif saat bertandang ke markas Bhayangkara FC.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online