Jogja Tuan Rumah Kongres HIMPSI 2026, Ini Agendanya
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Aksi gelandang asing PSIM Jogja asal Filipina Andreas Campollo Esswein dalam laga persahabatan melawan Persekat Tegal pada Minggu (27/8/2023) lalu./ Istimewa.dok PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja tengah berburu satu pemain lagi untuk melengkapi kuota U21 menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 Tahun 2023. Manajemen Laskar Mataram pun harus putar otak untuk berpacu dengan waktu demi menggaet pemain yang sesuai dengan kriteria untuk memenuhi target musim ini.
Dalam aturan yang dikeluarkan oleh PT LIB selaku penyelenggara Liga 2, klub peserta bisa mendaftarkan maksimal sebanyak 35 pemain. Dua diantaranya merupakan pemain asing dengan paspor negara anggota AFC (Asia) dan satunya lagi bebas dari negara manapun. Kuota ini telah dilengkapi Laskar Mataram dengan hadirnya Rakic dan Esswein.
Selanjutnya klub juga diwajibkan untuk memainkan satu pemain U-21 (maksimal kelahiran 1 Januari 2003) di starting XI minimal selama 45 menit. Setiap klub wajib mendaftarkan minimal tiga pemain U-21 selama kompetisi berlangsung. Mengenai aturan ini sejak awal PSIM Jogja sudah berupaya menyeleksi pemain dengan kehadiran sejumlah pemain Porda lokal.
Dalam pengenalan skuad yang digelar bersamaan dengan pertandingan persahabatan melawan Persekat Tegal 27 Agustus lalu, Laskar Mataram hanya membawa satu pemain U21 yang sesuai dengan kriteria penyelenggara yakni penjaga gawang muda mereka Khairul Fikri.
"Usia 21 kita tetap karena regulasi kan sudah ada, main 45 menit minimal, kita sudah siap. Total ada dua ya Fikri dan Sulaiman dan sekarang kita cari satu lagi ya untuk melengkapi kuota U21," kata Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi, Minggu (3/9/2023).
Kas menyebutkan, dalam waktu dekat semoga pihaknya bisa merampungkan kuota pemain U21 agar bisa fokus pada persiapan tim untuk laga perdana yang diprediksi mulai pada 11 September mendatang dengan menantang Bekasi City FC di Stadion Mandala Krida.
"Untuk persiapan kita sampai sekarang masih ya, Sabtu sampai Minggu ini libur dulu dan nanti mulai Senin latihan lagi pagi sore," ujarnya.
BACA JUGA: Erick Thohir: Asprov Harus Serius Soal Pembinaan Atlet Usia Muda
Juru taktik yang sebelumnya pernah menangani Dewa United itu menambahkan bahwa, menjelang bergulirnya kompetisi anak asuhnya sekarang fokus pada persiapan taktik dan strategi. Di beberapa sesi latihan, Kas menyebut skuad Laskar Mataram mencoba beberapa skema bertahan dan menyerang.
"Yang jelas kita sudah banyak siapkan soal taktik dan strategi, karena sudah tinggal beberapa hari lagi, kita fokus ke strategi ya baik sisi pertahanan dan lini depan tim," katanya.
Ia menyebut, dua pemain asingnya yang bergabung untuk membawa Laskar Mataram meraih target promosi ke Liga 1 juga sudah pulih. Fisik dan mental mereka sudah siap mengarungi musim ini setelah sebelumnya masih mengalami kendala akibat perbedaan cuaca saat baru tiba di Jogja.
"Soal pemain asing sejauh ini sudah kembali ya fisiknya. Waktu melawan Tegal kan baru datang jadi sekarang sudah mulai baik, chemistry-nya sudah mulai dapat juga di beberapa latihan. Dan kita optimistis mereka akan menampilkan permainan terbaik di musim ini," pungkas Kas Hartadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
MK menggelar sidang lanjutan uji materi KUHP Baru. Pasal penghinaan presiden hingga pidana zina menjadi sorotan.
Wisatawan di Jogja masih terpusat di Malioboro. Dinpar Kota Jogja dorong kunjungan kampung wisata lewat Program Bule Mengajar.
Atletico Madrid menang 1-0 atas Girona di Liga Spanyol 2025/2026. Ademola Lookman mencetak gol kemenangan Los Colchoneros.
Prabowo menyerahkan alutsista TNI di Halim Perdanakusuma. Enam jet tempur Rafale jadi sorotan modernisasi TNI AU.
Alex Marquez mengalami patah tulang selangka dan retak leher usai kecelakaan hebat di MotoGP Catalunya 2026.