Aktivitas Merapi Masih Tinggi, Warga Diminta Tetap Waspadai Awan Panas
BPPTKG mencatat 47 guguran lava dan ratusan gempa Gunung Merapi sepekan. Status tetap Siaga, warga diminta waspada lahar dan APG.
Sejumlah penggawa PSS Sleman melakukan latihan di Lapangan Pakembinangun, Sleman pada Kamis (21/9/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman Bakal menjamu pemuncak klasemen sementara BRI Liga 1-2023/24, Madura United FC pada akhir pekan ini, tepatnya Minggu (24/9/2023) pukul 15.00 WIB.
Kemenangan di laga itu menjadi penting bagi Laskar Sembada untuk memantik tren konsistensi kemenangan di kandang.
Bertandang ke Stadion Maguwoharjo, Laskar Sapeh Kerab kini menempati peringkat satu klasemen dengan koleksi 26 poin. Torehan itu berjarak sembilan poin dari Super Elang Jawa yang bertengger di posisi ke-12 dengan torehan 17 poin.
Fakta tersebut, kata Pelatih PSS Sleman, Marian Mihail justru menjadi motivasi tinggi bagi para pemainnya untuk meraih kemenangan. "Bermain di kandang menghadapi mereka tentu saja menjadi motivasi untuk meraih kemenangan. Hal ini kami canangkan karena kami juga tim yang bagus," ungkapnya seusai latihan di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Kamis (21/9/2023
BACA JUGA: Oleh-Oleh PSS saat Lawan Borneo FC, Viscarra Harmstring, Bayu Patah Tulang Hidung
Pertandingan kontra Madura United FC, lanjut Mihail, menjadi sangat penting bagi PSS.
Mantan Direktur Teknik Tim Nasional Rumania tersebut menegaskan bila PSS perlu mengganti poin yang hilang di pekan sebelumnya. Poin yang dicuri oleh tuan rumah Borneo FC ketika PSS bertandang ke Stadion Segiri, Samarinda pekan lalu.
"Madura United adalah tim yang sangat kuat dengan perolehan poin yang sangat banyak dibandingkan kami. Itulah yang menjadi motivasi bahwa setiap pertandingan di kompetisi ini sangat penting. Kami selalu bermain dengan motivasi tinggi untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan," tegas Mihail.
Bermain di kandang sendiri, menjadi motivasi Penggawa Super Elja untuk memburu kemenangan. "Secara umum, ketika kami bermain di laga kandang tidak berjalan dengan baik. Kita hanya menang satu kali ketika mengalahkan Bhayangkara FC," ujarnya.
Kemenangan pada akhir pekan nanti menjadi penting untuk memantik konsistensi kemenangan di kandang. "Harapannya, bermain menghadapi Madura United FC membuat kami meraih kemenangan di kandang secara konsisten dan tentu saja membuat bangga kepada PSS Fans."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPPTKG mencatat 47 guguran lava dan ratusan gempa Gunung Merapi sepekan. Status tetap Siaga, warga diminta waspada lahar dan APG.
Sebanyak 151 kasus kekerasan perempuan dan anak tercatat di Bantul hingga Juli 2026. Kekerasan verbal menjadi salah satu kasus dominan.
Ekonom UAJY Y. Sri Susilo menilai Suahasil Nazara punya PR berat, terutama pengelolaan fiskal daerah setelah menggantikan Purbaya.
Kasus leptospirosis di Jogja mencapai 23 kasus hingga Agustus 2026. Dinkes mengingatkan warga waspada menjelang musim hujan.
Yamaha kembali menggelar Clan of Classy Vol.3 di Yogyakarta pada 13–14 September 2026.
Aktivis Jogja menyurati MPR dan DPD RI untuk meminta program MBG dihentikan karena menyoroti kasus keracunan dan dugaan pelanggaran HAM.