Putus 2 Tahun Diterjang Banjir, Jembatan Dodogan-Pokoh Diperbaiki
Jembatan Dodogan-Pokoh di Bantul mulai diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang. Proyek senilai Rp1,9 miliar ditargetkan selesai Desember 2026.
Sebuah spanduk bernada negatif dibentangkan suporter saat PSIM bertemu Malut United dalam lanjutan Liga 2 2023 pada Sabtu (25/11/2 2023). (IST)
Harianjogja.com, JOGJA—Manajemen PSIM Jogja dituding melakukan match fixing atau pengaturan hasil pertandingan saat Laskar Mataram berjumpa Malut United dalam lanjutan Liga 2 2023 pada Sabtu (25/11/2023). Isu ini berkembang luas di sosial media lantaran hasil imbang dengan skor 1-1 yang diperoleh kedua tim.
Saat laga berlangsung sebuah spanduk besar bertuliskan "Cah-cah reti hasile!!! Bathi piro cik?! (Anak-anak sudah tahu hasilnya!!! Kamu untung berapa cik?!) dibentangkan oleh suporter di sebelah timur stadion menjelang laga bubar. Seusai laga isu soal manajemen melakukan match fixing pun beredar luas di sosial media.
Isu ini tentu menjadi hal yang kurang menyenangkan bagi Laskar Mataram. Saat pemain dan seluruh manajemen berupaya lolos ke babak 12 besar, klub kebanggaan warga Jogja itu malah diterpa isu tak sedap. Direktur Utama PSIM Jogja Liana Tasno pun buka suara soal dugaan skandal yang dituduhkan tersebut.
Baca Juga:
Melawan Malut United Jadi Ujian PSIM Jogja untuk Lolos Babak 12 Besar
Penabrak Eks Pemain PSIM Jogja hingga Meninggal Didakwa 6 Tahun Penjara
PSIM Jogja Pinjam Empat Pemain dari Klub Liga 1
“Kami dari manajemen sangat terbuka apabila memang benar ada bukti valid atas isu tersebut. Kami siap bersama-sama kedua wadah suporter dan pemangku kebijakan sepakbola Jogja membawa permasalahan ini ke ranah hukum demi menjaga nama besar PSIM Jogja. Atas nama PSIM Jogja, saya menegaskan bahwa PSIM Jogja menjujung tinggi integritas dan asas fairplay,” tegas Liana, Senin (27/11/2023).
Isu itu membuat situasi belakangan menjadi tidak kondusif. Liana menambahkan ke depannya PSIM Jogja siap bekerja sama dengan seluruh pihak apabila ke depannya ada tuduhan ini. PSIM Jogja sendiri saat ini tengah mempersiapkan tim untuk menghadapi lanjutan Pegadaian Liga 2 2023/2024.
“Saat ini fokus kami adalah membawa PSIM Jogja lolos ke Liga 1, harapannya seluruh keluarga besar PSIM Jogja dapat terus bersinergi untuk mendukung hal ini,” tutup Yuliana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Dodogan-Pokoh di Bantul mulai diperbaiki setelah putus akibat banjir bandang. Proyek senilai Rp1,9 miliar ditargetkan selesai Desember 2026.
Ban berpola asimetrik diklaim mampu meredam kebisingan tanpa mengurangi performa SUV, sekaligus tetap andal di berbagai kondisi jalan.
IKN akan menjadi percontohan rehabilitasi mangrove melalui Program M4CR dengan target penanaman 1.100 hektare hingga 2027.
Kadin memfokuskan kontribusi pada konsumsi, investasi swasta, dan ekspor yang menopang 92 persen PDB Indonesia, menurut Anindya Bakrie.
Merasa bersalah saat beristirahat? Simak penjelasan psikolog tentang penyebab productivity guilt dan empat cara mengatasinya.
Genmuda ISRI mengusulkan 13 Juli menjadi hari libur nasional sebagai tindak lanjut pengakuan Hari Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.