Polisi Buru Pengemudi Misterius Pemicu Kecelakaan Maut di Monjali
Polisi menyelidiki kecelakaan maut di Jalan Monjali Sleman yang menewaskan lansia. Pengemudi kendaraan misterius masih diburu.
Penyerang anyar PSS Sleman, Gustavo Tocantins. /Istimewa-PSS Sleman.
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman kian kental nuansa tim samba dengan kehadiran sejumlah pemain dan jajaran pelatih asal Brasil musim ini. Teranyar, PSS merekrut striker asal Brasil, Gustavo Tocantins yang sebelumnya bermain di skuad dari PS Barito Putera musim 2023/2024.
Nama Gustavo Tocantins jelas tak bisa dianggap remeh secara performa. Di Barito, Gustavo total telah mencetak 27 gol selama dua musim. Bergabungnya Gustavo ke Bumi Sembada diharapkan PSS bisa menambah kekuatan daya gedor di lini depan dengan produktivitas gol yang lebih banyak.
BACA JUGA : Cetak 32 Gol di Liga Thailand, Danilo Alves Resmi Jadi Ujung Tombak PSS Sleman
"Saya sangat senang dan termotivasi dengan kesempatan baru berada di PSS Sleman. Saya merasa diberkati dengan menjadi bagian dari klub hebat ini yang di dukung penuh oleh fans yang mencintai dan mendukung setiap pertandingan," kata Gustavo pada Jumat (5/7/2024) sore.
Meski pernah merumput di dua tim di Liga 1 yakni Persikabo 1973 dan Barito Putera, Gustavo merasa proses adaptasi di PSS adalah hal baru bagi dirinya. Aspek adaptasi ini menjadi pembelajaran dan proses komunikasi yang harus dijalaninya untuk segera mendapatkan chemistry dengan koleganya di PSS Sleman.
"Ini adalah tahun ketiga saya di sepak bola Indonesia. Saya sangat mencintai pekerjaan ini dan merasa senang berada di PSS banyak rekan kerja dari Brasil serta para pemain dari Indonesia. Tentu saja, kami akan terus beradaptasi dan belajar bersama," ucap pemain berusia 28 tahun tersebut.
BACA JUGA : Pulang ke Rumah Lama, Eks Kapten Timnas Ini Siap Bawa PSS ke Jalur Juara
Gustavo sendiri merasa senang karena proses perpindahannya ke Super Elja berjalan lancar. Dia berharap tahun ini bisa membawa banyak kemenangan dan suka cita bagi tim.
"Semoga tahun ini menjadi tahun yang banyak kemenangan serta suka cita atas kesuksesan dan keberkahan bagi kita semua. Mari bersama-sama menjalani jerih payah dengan kerendahan hati akan mencapai tempat yang hebat nantinya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menyelidiki kecelakaan maut di Jalan Monjali Sleman yang menewaskan lansia. Pengemudi kendaraan misterius masih diburu.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.
Sekolah Nasional Terintegrasi mulai berjalan di 17 kabupaten/kota pada tahun ajaran 2026-2027 untuk memperluas pemerataan mutu pendidikan.
YIA baru dimanfaatkan sekitar 25% dari kapasitasnya. DIY mempercepat pengembangan koridor Joglosemar untuk mendongkrak wisatawan.