Abrasi Putus Jalan Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul, Warga Terpaksa Memutar
Jalan alternatif Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi sejak awal September. Warga kini harus memutar lewat JJLS.
Pemain PSIM Jogja merayakan gol yang diciptakan saat melawan Persikas Subang, Sabtu (12/10/2024) di Stadion Mandala Krida. Dok. Ist
Harianjogja.com, JOGJA – PSIM Jogja berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 5-0 atas Persikas Subang dalam lanjutan Liga 2 di Stadion Mandala Krida, Sabtu (12/10/2024). Kemenangan ini sekaligus menjadi pelecut semangat bagi Laskar Mataram untuk bangkit dari hasil minor di laga-laga sebelumnya.
Laskar Mataram sepenuhnya menguasai laga baik di babak pertama maupun babak kedua. Banyak sekali peluang yang tercipta bagi PSIM. Kelima gol dicetak oleh Yudha 9', Rafinha 12' dan 56', Gerryan 49' dan Sheva 78'.
BACA JUGA: Tahan Imbang Nusantara United, Begini Komentar Seto dan Klasemen Sementara
Pelatih kepala PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil maksimal yang diraih timnya. Namun, ia mengingatkan seluruh elemen tim untuk tidak terlena dengan kemenangan besar ini.
“Hasil yang maksimal buat kami, tapi masih ada evaluasi yang harus diperbaiki,” tegas Seto.
Pelatih asal Sleman ini juga mengapresiasi dukungan penuh dari manajemen, pemain, dan para pendukung PSIM. Seto berharap sinergi positif ini dapat terus terjalin agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai.
“Tujuan kami jelas, semoga kami fokus untuk meraih poin demi poin dan jangan jumawa,” imbuhnya.
Sementara itu, pelatih kepala Persikas Subang, Mial Armand, mengakui keunggulan PSIM Jogja pada pertandingan kali ini. Menurutnya, kesalahan individu di awal pertandingan membuat timnya kesulitan untuk bangkit.
“Dua gol pertama adalah kesalahan dari kami dan ini membuat dampak ke pemain lain mentalnya drop,” kata Armand.
Armand juga menyoroti kurang disiplinnya para pemain dalam menjalankan instruksi pelatih. “Instruksi saya tidak dijalankan yang mengakibatkan tiga gol di babak kedua,” ujarnya. Meski demikian, Armand menegaskan bahwa timnya tidak akan menyerah dan akan berjuang keras untuk lolos dari zona degradasi.
Kemenangan telak PSIM Jogja atas Persikas Subang menunjukkan dominasi Laskar Mataram sepanjang pertandingan. Kelima gol yang tercipta membuktikan efektifitas serangan PSIM dan sekaligus menjadi pukulan telak bagi pertahanan Persikas Subang.
Kemenangan ini diharapkan dapat menjadi titik balik bagi PSIM Jogja untuk kembali ke jalur kemenangan. Sementara itu, Persikas Subang harus segera melakukan evaluasi dan perbaikan untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan alternatif Pantai Cangkring-Tanggultirto Bantul putus akibat abrasi sejak awal September. Warga kini harus memutar lewat JJLS.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.
Tiongkok menjadi negara dengan gelar juara umum Asian Games terbanyak. Simak daftar gelar Tiongkok, Jepang, dan posisi terbaik Indonesia.
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.