Mau ke Taiwan? Tarif Visa WNI Resmi Naik per 1 Agustus
Biaya visa Taiwan untuk WNI resmi naik mulai 1 Agustus 2026. Berikut daftar tarif terbaru Visitor Visa, Resident Visa, dan syarat Travel Authorization Certifica
Harianjogja.com, JOGJA—Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah menerima putusan lengkap dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terkait keabsahan dokumen tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Putusan ini menyusul adanya dugaan pelanggaran dan pemalsuan dokumen kelayakan pemain.
FAM mengonfirmasi penerimaan surat putusan tersebut melalui rilis resmi, yang diunggah melalui akun Instagram mereka, pada Senin (6/10/2025).
"Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengonfirmasi bahwa telah menerima dokumen putusan lengkap dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terkait keputusan disiplin terkait dokumen kelayakan tujuh pemain nasional," tulis FAM.
Investigasi FIFA dimulai setelah adanya komplain mengenai eligibilitas 7 pemain naturalisasi tersebut, khususnya setelah laga Malaysia vs Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027 pada 10 Juni 2025.
Sekretariat Komite Disiplin FIFA melakukan investigasi mendalam setelah mencurigai adanya data yang tidak sesuai. Dari investigasi tersebut, FIFA berhasil mendapatkan salinan sertifikat lahir asli kakek-nenek para pemain. Ditemukan perbedaan tempat lahir antara dokumen yang diserahkan oleh FAM dan dokumen asli yang ditemukan FIFA. Hal ini mengarah pada fakta bahwa kakek-nenek 7 pemain tersebut terbukti tidak terlahir di Malaysia.
Sebelumnya, FIFA telah memberikan sanksi kepada FAM setelah terbukti melakukan pelanggaran dokumen terkait ke-7 pemain tersebut.
Menanggapi putusan FIFA, FAM menyatakan akan mengajukan banding melalui jalur hukum yang berlaku. Pihak FAM saat ini tengah dalam tahap pengumpulan bukti pendukung untuk memperkuat permohonan banding.
Selain langkah hukum, FAM juga melayangkan kritik keras terhadap kesimpulan FIFA yang menuduh adanya upaya pemalsuan dokumen.
"FAM menanggapi beberapa kesimpulan dengan serius, terutama tuduhan bahwa para pemain 'memperoleh dokumen palsu' atau sengaja berupaya menghindari aturan kelayakan. FAM menekankan bahwa FIFA belum memberikan bukti yang mendukung tuduhan ini," imbuh FAM.
FAM menegaskan bahwa seluruh proses verifikasi dan pengajuan dokumen telah dilakukan sepenuhnya oleh mereka dan sesuai prosedur yang ditetapkan. Mereka membela para pemain dengan menyatakan semua dokumentasi kelayakan pemain telah disiapkan, diverifikasi, dan dikelola sepenuhnya oleh FAM. Para pemain selalu bertindak dengan itikad baik dan bergantung penuh pada proses yang dilakukan oleh FAM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biaya visa Taiwan untuk WNI resmi naik mulai 1 Agustus 2026. Berikut daftar tarif terbaru Visitor Visa, Resident Visa, dan syarat Travel Authorization Certifica
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.
Persebaya Surabaya memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 usai mengalahkan PSMS Medan 1-0 lewat gol Yuran Fernandes di Stadion Gelora Bung Tomo.
Bareskrim Polri memetakan sumur minyak rakyat di Blora untuk mendukung peningkatan produksi. Warga juga menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan sumur.