Proyek Pabrik VinFast di AS Terancam Diambil Alih Pemerintah
VinFast digugat di AS terkait proyek pabrik EV di North Carolina setelah penundaan dan dugaan pelanggaran kesepakatan investasi.
Harianjogja.com, JOGJA—Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah menerima putusan lengkap dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terkait keabsahan dokumen tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Putusan ini menyusul adanya dugaan pelanggaran dan pemalsuan dokumen kelayakan pemain.
FAM mengonfirmasi penerimaan surat putusan tersebut melalui rilis resmi, yang diunggah melalui akun Instagram mereka, pada Senin (6/10/2025).
"Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengonfirmasi bahwa telah menerima dokumen putusan lengkap dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terkait keputusan disiplin terkait dokumen kelayakan tujuh pemain nasional," tulis FAM.
Investigasi FIFA dimulai setelah adanya komplain mengenai eligibilitas 7 pemain naturalisasi tersebut, khususnya setelah laga Malaysia vs Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027 pada 10 Juni 2025.
Sekretariat Komite Disiplin FIFA melakukan investigasi mendalam setelah mencurigai adanya data yang tidak sesuai. Dari investigasi tersebut, FIFA berhasil mendapatkan salinan sertifikat lahir asli kakek-nenek para pemain. Ditemukan perbedaan tempat lahir antara dokumen yang diserahkan oleh FAM dan dokumen asli yang ditemukan FIFA. Hal ini mengarah pada fakta bahwa kakek-nenek 7 pemain tersebut terbukti tidak terlahir di Malaysia.
Sebelumnya, FIFA telah memberikan sanksi kepada FAM setelah terbukti melakukan pelanggaran dokumen terkait ke-7 pemain tersebut.
Menanggapi putusan FIFA, FAM menyatakan akan mengajukan banding melalui jalur hukum yang berlaku. Pihak FAM saat ini tengah dalam tahap pengumpulan bukti pendukung untuk memperkuat permohonan banding.
Selain langkah hukum, FAM juga melayangkan kritik keras terhadap kesimpulan FIFA yang menuduh adanya upaya pemalsuan dokumen.
"FAM menanggapi beberapa kesimpulan dengan serius, terutama tuduhan bahwa para pemain 'memperoleh dokumen palsu' atau sengaja berupaya menghindari aturan kelayakan. FAM menekankan bahwa FIFA belum memberikan bukti yang mendukung tuduhan ini," imbuh FAM.
FAM menegaskan bahwa seluruh proses verifikasi dan pengajuan dokumen telah dilakukan sepenuhnya oleh mereka dan sesuai prosedur yang ditetapkan. Mereka membela para pemain dengan menyatakan semua dokumentasi kelayakan pemain telah disiapkan, diverifikasi, dan dikelola sepenuhnya oleh FAM. Para pemain selalu bertindak dengan itikad baik dan bergantung penuh pada proses yang dilakukan oleh FAM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
VinFast digugat di AS terkait proyek pabrik EV di North Carolina setelah penundaan dan dugaan pelanggaran kesepakatan investasi.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.