Advertisement
PSIM Jogja Kerap Tertahan Lawan Low Block, Ini Analisis Van Gastel
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel. - Harian Jogja - Ariq Fajar
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel menyoroti tantangan yang kerap dihadapi timnya saat berhadapan dengan lawan yang menerapkan strategi low block atau garis pertahanan rendah. Meski demikian, PSIM tetap berkomitmen menjaga identitas permainan yang selama ini dibangun.
Van Gastel menilai strategi bertahan rendah merupakan persoalan klasik dalam sepak bola modern dan tidak hanya dialami oleh PSIM. Menurutnya, bahkan tim-tim papan atas dunia pun kerap kesulitan ketika harus membongkar pertahanan rapat lawan.
Advertisement
“Bahkan bagi Barcelona atau Real Madrid, low block itu sulit dihadapi. Argentina hanya menang 2-0 melawan Indonesia yang bermain dengan pertahanan rendah, padahal Argentina adalah salah satu tim terbaik di dunia. Jadi ya, itu sulit,” ujar Van Gastel, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, salah satu kunci untuk menghadapi lawan dengan pertahanan rendah adalah memiliki pemain yang unggul dalam duel satu lawan satu. Keberhasilan melewati satu pemain bertahan dapat membuka ruang dan menciptakan kelebihan jumlah pemain di area tertentu.
BACA JUGA
“Tentu saja, akan sangat membantu jika Anda memiliki pemain yang bisa menang dalam duel satu lawan satu. Karena jika Anda berhasil melewati satu lawan, maka akan terjadi kelebihan pemain dan sesuatu bisa terjadi,” katanya.
Namun, Van Gastel mengakui situasi menjadi jauh lebih rumit ketika lawan bertahan sangat dalam hingga menempatkan garis pertahanan tepat di area kotak penalti. Dalam kondisi seperti itu, ruang untuk bergerak dan berlari hampir tidak tersedia bagi pemain PSIM.
“Jika garis pertahanan mereka berada tepat di kotak penalti, tidak ada ruang untuk berlari. Pada dasarnya Anda hanya bisa melakukan tembakan. Dan sejujurnya, menembak bukanlah bagian terbaik dari permainan kami,” ucap pelatih asal Belanda tersebut.
Kendati menghadapi kesulitan dalam membongkar low block, Van Gastel menegaskan PSIM tetap berupaya menjaga konsistensi hasil pertandingan. Ia memilih bersikap realistis dengan menargetkan poin, terutama ketika kemenangan sulit diraih.
“Tapi bagaimanapun, kami tidak kalah. Bagi saya, tentu saja kami mencoba untuk menang, tetapi jika kami tidak bisa menang, kami mencoba untuk tidak kalah,” pungkas Van Gastel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BPBD Magetan Kerahkan SAR, Pendaki Mongkrang Belum Ditemukan
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Keselamatan Terancam, KBM SDN Kokap Direlokasi ke Eks SD Kanisius
- PKL Alun-Alun Wonosari di Taman Kuliner, Pedagang Lama Sambut Hangat
- Retribusi TPI Tak Capai Target, PAD Perikanan 2025 Baru 61 Persen
- Cek Jadwal KRL Solo-Jogja Terbaru untuk 22 Januari 2026
- Pohon Tumbang di Sleman Dipicu Angin Kencang Saat Hujan Ekstrem
Advertisement
Advertisement



