Jangan Tergiur Irit BBM, Ini Kekurangan Mobil PHEV
Mobil PHEV menawarkan efisiensi bahan bakar, tetapi memiliki sejumlah kekurangan mulai dari harga mahal hingga perawatan baterai yang perlu diperhatikan.
Instagram: FC Bayern
Harianjogja.com, JOGJA — Mantan pelatih tim nasional Italia, Fabio Capello, melontarkan kritik tajam setelah Atalanta BC menelan kekalahan telak dari FC Bayern Munich pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Gewiss Stadium, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB, wakil Italia tersebut harus mengakui keunggulan Bayern dengan skor mencolok 1-6.
Capello menilai kekalahan itu menjadi tamparan keras bagi sepak bola Italia, terutama karena Atalanta merupakan satu-satunya wakil Serie A yang masih tersisa di fase gugur Liga Champions musim ini.
Dalam analisisnya di Sky Sport, Capello menilai skor yang tercipta sebenarnya bisa lebih besar jika bukan karena sejumlah penyelamatan penting dari penjaga gawang Atalanta.
"Atalanta beruntung hanya kebobolan enam gol karena kipernya melakukan beberapa penyelamatan bagus, bisa saja lebih banyak lagi," ujar Capello.
Ia menilai kesenjangan kualitas antara kedua tim terlihat jelas sepanjang pertandingan. Menurutnya, pendekatan permainan menyerang yang menjadi ciri khas tim asuhan Gian Piero Gasperini justru menjadi bumerang saat menghadapi strategi yang diterapkan pelatih Bayern, Vincent Kompany.
"Melawan tim teratas Jerman, mereka hampir tidak ada," tegasnya.
Bayern Dinilai Unggul dalam Permainan Vertikal
Capello juga menyoroti intensitas permainan yang diperagakan para pemain Bayern, termasuk Harry Kane dan rekan-rekannya. Ia melihat adanya perbedaan mencolok dalam visi bermain dan kualitas penguasaan bola.
Beberapa aspek yang menurut Capello menjadi kunci dominasi Bayern antara lain:
Transisi cepat: Bayern langsung bergerak vertikal setiap kali berhasil merebut bola.
Eksploitasi ruang: Tim asuhan Kompany dinilai sangat efektif memanfaatkan celah di lini belakang Atalanta.
Pertahanan terbuka: Atalanta dianggap terlalu agresif menyerang sehingga meninggalkan banyak ruang di area pertahanan.
Tantangan Berat di Leg Kedua
Kekalahan besar di kandang sendiri membuat peluang Atalanta untuk melaju ke perempat final kini sangat berat. Dengan defisit lima gol, langkah La Dea untuk membalikkan keadaan dinilai nyaris mustahil.
Pada leg kedua, Atalanta dijadwalkan bertandang ke markas Bayern di Allianz Arena pekan depan. Laga tersebut diprediksi akan menjadi ujian mental yang lebih berat bagi tim asuhan Gasperini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mobil PHEV menawarkan efisiensi bahan bakar, tetapi memiliki sejumlah kekurangan mulai dari harga mahal hingga perawatan baterai yang perlu diperhatikan.
Kementerian PU mematangkan Permen SPM jalan tol. Operator wajib memenuhi standar pelayanan sebelum mendapat penyesuaian tarif.
Polda DIY menyita 13.817 botol miras ilegal dan oplosan dari 443 kasus sepanjang Januari-Juni 2026 demi menjaga kamtibmas.
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
Kejari Wonosobo menyelidiki dugaan penyimpangan bansos PKH 2018-2026 dengan potensi kerugian negara miliaran rupiah. Lebih dari 600 KPM terdampak.
BRIN mengembangkan Food Guard, alat berbasis AI untuk mendeteksi gas pembusukan pada ompreng sebagai inovasi pendukung program MBG.