Advertisement
Peluang Terbuang Jadi PR, Garuda Fokus Tajamkan Serangan
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menunjukkan jersey Timnas pada acara perkenalan pelatih baru Timnas Indonesia di Jakarta, Selasa (13/1/2026). PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia, dengan rekam jejak kepelatihan internasional serta pengalaman membangun fondasi tim nasional dan klub level dunia sebagai upaya meningkatkan daya saing sepak bola Indonesia. Antara - Dhemas Reviyanto
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Indonesia langsung berbenah seusai gagal memaksimalkan peluang di SUGBK. Lini serang kini jadi fokus utama jelang FIFA Matchday Juni dan Piala AFF 2026.
Pelatih John Herdman menegaskan peningkatan penyelesaian akhir menjadi prioritas jelang agenda penting beberapa bulan ke depan.
Advertisement
Menurut Herdman, secara permainan Skuad Garuda sudah menunjukkan identitas yang kuat, terutama saat menghadapi tim Eropa yang memiliki tradisi panjang. Namun, efektivitas di depan gawang masih menjadi titik lemah yang harus segera diperbaiki.
“Menurut saya, bermain melawan tim Eropa yang memiliki tradisi, kami bermain bagus malam ini, dengan identitas yang kuat, menyerang, dan secara permanen kami terhubung,” ujar Herdman, Selasa (31/3/2026).
BACA JUGA
Sorotan terbesar tertuju pada kegagalan memanfaatkan peluang emas, termasuk dua momen krusial yang membentur mistar gawang. Peluang dari Ole Romeny dan Rizky Ridho menjadi bukti dominasi permainan belum berbanding lurus dengan hasil akhir.
“Kami mendapatkan dua peluang membentur mistar dan penalti yang sentuhannya tidak keras (soft penalty). Kami sedikit kurang beruntung. Kami sudah bermain dengan benar malam ini, tetapi inilah hasilnya,” lanjutnya.
Meski mampu mengontrol permainan hingga sepertiga akhir lapangan, efektivitas serangan dinilai masih perlu ditingkatkan agar dominasi tersebut dapat berbuah gol. Evaluasi ini menjadi krusial mengingat padatnya agenda internasional yang sudah menanti.
Selain aspek taktik, Herdman juga menaruh perhatian pada perkembangan pemain muda yang mulai mendapat menit bermain. Nama-nama seperti Beckham Putra dan Dony Tri Pamungkas dinilai memiliki potensi untuk memperkaya variasi serangan tim.
“Dalam 10 menit terakhir, kami memiliki Beckham dan Dony Tri, mereka memiliki sedikit kualitas untuk terus ditingkatkan. Kami akan terus bekerja, kami memiliki kemajuan malam ini,” tegasnya.
Seusai jeda internasional Maret, Timnas Indonesia akan menghadapi FIFA Matchday pada 1–9 Juni 2026 sebelum memasuki target utama di Piala AFF 2026. Ajang tersebut menjadi momentum penting bagi Skuad Garuda untuk membuktikan peningkatan kualitas, khususnya dalam hal ketajaman lini depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kondisi Andrie Yunus Korban Air Keras Belum Membaik, Masih di HCU
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Open House, Warga Rela Antre Demi Bersalaman dengan Sultan HB X
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
Advertisement
Advertisement







