Taiwan Bebaskan Visa 3 Negara ASEAN, Indonesia Masih Antre
Taiwan perpanjang bebas visa untuk Thailand, Filipina, Brunei—Indonesia belum masuk! Wisatawan dapat tinggal 14 hari mulai 1 Agustus 2026. Simak syaratnya di si
Trofi Liga Champions./Bisnis.com
Harianjogja.com, JOGJA—Kekalahan menyakitkan harus ditelan pendukung FC Barcelona setelah tim kesayangannya gagal melangkah ke semifinal Liga Champions UEFA 2026. Meski sempat unggul dua gol, Barcelona akhirnya tersingkir usai kalah agregat 2-3 dari Atlético Madrid.
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi para Cules, terutama setelah kemenangan 2-1 di leg kedua tidak cukup untuk membalikkan keadaan di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.
Barcelona tampil agresif sejak menit awal dan langsung menekan pertahanan tuan rumah. Lamine Yamal membuka keunggulan pada menit ke-4, disusul gol Ferran Torres di menit ke-24. Dalam situasi tersebut, peluang Barcelona untuk lolos ke semifinal terlihat semakin terbuka lebar.
Namun, momentum pertandingan berubah drastis hanya beberapa menit kemudian. Gol Ademola Lookman pada menit ke-31 menjadi titik balik yang memupus harapan tim tamu. Tekanan yang semula dikuasai Barcelona perlahan mengendur, sementara Atletico tampil lebih disiplin hingga akhir laga.
Secara agregat, Barcelona harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-3. Hasil ini sekaligus memastikan langkah tim asuhan Hansi Flick terhenti di babak perempat final.
Kekalahan ini terasa semakin pahit karena sebelumnya Barcelona juga telah tersingkir dari ajang Copa del Rey, sehingga kini hanya menyisakan La Liga sebagai peluang gelar musim ini.
Di tengah hasil mengecewakan tersebut, sorotan justru mengarah kepada Lamine Yamal. Pemain berusia 17 tahun itu menunjukkan performa impresif sekaligus menjadi simbol harapan baru bagi masa depan klub.
“Kami sudah mengerahkan semua kemampuan kami, tetapi itu belum cukup. Ini hanyalah bagian dari perjalanan: untuk mencapai puncak, Anda harus mendaki,” tulis Yamal melalui akun Instagram pribadinya.
“Setiap kesalahan adalah pelajaran, dan Anda bisa yakin kami akan belajar dari setiap kesalahan tersebut. Kami adalah Barça, dan kami akan kembali ke tempat kami seharusnya berada,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan mentalitas kuat yang dimiliki pemain muda jebolan La Masia tersebut, sekaligus memberi secercah optimisme bagi para pendukung Barcelona yang tengah diliputi kekecewaan.
Secara statistik, Yamal juga mencatatkan pencapaian luar biasa. Golnya ke gawang Atlético Madrid menjadi gol ke-11 di Liga Champions sebelum usia 19 tahun, melampaui rekor milik Kylian Mbappé yang mencatatkan 10 gol pada usia yang sama.
Tak hanya itu, musim ini Yamal telah mengoleksi enam gol di Liga Champions—menjadi catatan terbaiknya sepanjang berkarier di kompetisi tersebut.
Performa individu Yamal dalam laga ini juga menonjol dengan 92 sentuhan bola, empat umpan kunci, serta kontribusi signifikan dalam membangun serangan tim.
Secara keseluruhan di semua kompetisi musim ini, ia telah terlibat dalam 40 gol, terdiri dari 23 gol dan 18 assist. Angka tersebut menjadi bukti nyata kualitasnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di sepak bola dunia.
Bagi para penggemar Barcelona, hasil ini memang sulit diterima. Namun di balik kegagalan, muncul harapan bahwa regenerasi tim sedang berjalan, dengan Lamine Yamal sebagai fondasi utama untuk mengembalikan kejayaan klub di level Eropa pada musim-musim mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taiwan perpanjang bebas visa untuk Thailand, Filipina, Brunei—Indonesia belum masuk! Wisatawan dapat tinggal 14 hari mulai 1 Agustus 2026. Simak syaratnya di si
Alat berbasis AI dari Australia mampu mengenali nyamuk pembawa DBD dan malaria hanya dari suara sayap tanpa internet dan laboratorium.
Emergency kit mobil dapat membantu pengemudi menghadapi kondisi darurat seperti ban bocor, aki tekor, atau kendaraan mogok. Simak daftar perlengkapan yang wajib
Gunungkidul dipastikan tidak memberangkatkan peserta transmigrasi pada 2026 karena minimnya kuota yang diterima DIY. Padahal, masih ada sekitar 30 kepala keluar
Media Vietnam The Thao 247 menyoroti kemenangan Timnas Indonesia 3-0 atas Bali United. Hasil tersebut dinilai menjadi sinyal kesiapan skuad Garuda menghadapi Pi
Survei Ipsos menunjukkan 75 persen masyarakat Indonesia menilai negaranya berada di jalur yang benar. Angka tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara paling