StoryKit dari Meta Bikin Cerita Anak Tanpa Menulis Satu Kata
Meta menguji StoryKit, aplikasi AI yang mampu membuat dongeng anak otomatis hanya dari foto, karakter, dan pesan moral. Inovatif, namun memicu perdebatan soal k
Hugo Ekitike/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Kabar buruk datang dari Liverpool setelah striker andalannya, Hugo Ekitike, dipastikan absen di Piala Dunia 2026 akibat cedera serius.
Pemain asal Prancis itu mengalami robekan tendon achilles saat tampil di laga Liga Champions, membuatnya harus menepi hingga berbulan-bulan.
Kepastian absennya Ekitike menjadi pukulan besar, tidak hanya bagi Liverpool, tetapi juga bagi timnas Prancis yang tengah mempersiapkan diri menuju Piala Dunia 2026. Cedera ini membuat salah satu talenta muda mereka harus menunda momen penting dalam kariernya.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Kamis (16/4/2026), Liverpool mengonfirmasi hasil pemeriksaan medis yang menunjukkan cedera serius pada bagian tendon.
"Hasil pemindaian mengkonfirmasi adanya robekan pada tendon achilles [Ekitike]," bunyi pernyataan klub. "Oleh karena itu, Ekitike akan absen untuk pekan-pekan tersisa di musim ini dan tidak dapat berpartisipasi di Piala Dunia bersama Prancis."
Cedera tersebut terjadi saat Liverpool menghadapi Paris Saint-Germain pada leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.
Pada menit ke-30, Ekitike terjatuh dan terlihat kesakitan di area pergelangan kaki. Ia kemudian ditarik keluar lapangan menggunakan tandu karena tidak mampu melanjutkan pertandingan.
Cedera achilles dikenal sebagai salah satu cedera serius dalam dunia sepak bola karena melibatkan tendon besar di bagian belakang pergelangan kaki. Dalam kasus Ekitike, robekan terjadi pada kaki kanan yang membutuhkan penanganan intensif.
Masa pemulihan untuk cedera ini umumnya memakan waktu panjang, berkisar antara enam hingga sembilan bulan setelah operasi. Hal ini membuat peluangnya tampil di turnamen internasional tahun ini otomatis tertutup.
Padahal, performa Ekitike bersama Liverpool sedang menunjukkan tren positif. Pemain berusia 23 tahun itu mulai mendapatkan kepercayaan lebih besar di lini depan, sekaligus menarik perhatian pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps.
Absennya Ekitike tentu menjadi kerugian bagi Prancis yang tengah membangun kekuatan dengan kombinasi pemain muda dan berpengalaman. Ia digadang-gadang menjadi salah satu opsi penting di lini serang Les Bleus.
Di sisi lain, Liverpool juga harus kehilangan salah satu penyerang yang tengah berkembang untuk sisa musim ini. Situasi ini memaksa tim untuk mencari alternatif di lini depan guna menjaga konsistensi performa.
Bagi penggemar sepak bola yang menantikan kiprah Ekitike di Piala Dunia 2026, kabar ini menjadi pukulan tersendiri. Harapan melihat bintang muda tersebut bersinar di panggung dunia harus ditunda hingga ia pulih sepenuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meta menguji StoryKit, aplikasi AI yang mampu membuat dongeng anak otomatis hanya dari foto, karakter, dan pesan moral. Inovatif, namun memicu perdebatan soal k
Bantul Creative Expo 2026 menargetkan omzet Rp2,367 miliar dan 110.000 pengunjung selama 1-9 Agustus di Stadion Sultan Agung Bantul.
Petani tembakau Temanggung meminta perlindungan DPR terkait rancangan aturan kadar nikotin dan tar yang dinilai berdampak pada usaha mereka.
Pemkab Sleman menggelar sosialisasi antikorupsi untuk memperkuat integritas ASN dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.
Komjak RI memantau langsung pemeriksaan tersangka dan saksi dalam perkara dugaan korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah di Kejagung.
KPK menahan tiga tersangka penyuap Anwar Sadad dalam kasus dana hibah Jawa Timur 2019–2022. Penahanan berlangsung selama 20 hari.