Advertisement

Italia Pilih Absen Daripada Terima Tiket Gratis ke Piala Dunia

Jumali
Jum'at, 24 April 2026 - 09:27 WIB
Jumali
Italia Pilih Absen Daripada Terima Tiket Gratis ke Piala Dunia Trofi Piala Dunia - ist - FIFA

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA— Timnas Italia menegaskan sikap tegas terkait wacana keikutsertaan di Piala Dunia 2026 melalui jalur nonkompetitif. Alih-alih menerima peluang tersebut, otoritas olahraga Italia justru menolak mentah-mentah usulan yang dinilai mencederai prinsip sportivitas.

Penolakan ini muncul setelah adanya wacana agar Italia menggantikan Iran jika terjadi perubahan peserta turnamen. Usulan tersebut dilontarkan oleh Paolo Zampolli yang mengaku telah menyampaikan ide itu kepada Donald Trump dan Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Advertisement

Namun respons dari Italia justru berseberangan. Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi, menegaskan bahwa tiket Piala Dunia hanya layak diperoleh melalui hasil pertandingan di lapangan.

“Itu tidak pantas. Anda harus lolos melalui pertandingan di lapangan,” ujarnya, dikutip dari Football Italia, Jumat (24/4/2026).

Sikap serupa disampaikan Presiden Komite Olimpiade Italia, Luciano Buonfiglio. Ia menilai gagasan tersebut tidak hanya tidak realistis, tetapi juga menyinggung prinsip dasar kompetisi olahraga.

“Saya akan merasa tersinggung. Anda harus pantas untuk pergi ke Piala Dunia,” katanya.

Wacana ini mencuat setelah kegagalan Italia lolos ke putaran final. Mereka finis di bawah Norwegia pada fase grup kualifikasi, lalu tersingkir lewat adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina di babak play-off. Hasil ini membuat Italia kembali absen, memperpanjang catatan buruk di ajang Piala Dunia.

Hingga kini, FIFA belum mengeluarkan keputusan resmi terkait kemungkinan penggantian Iran. Isu boikot terhadap Iran sempat mencuat karena alasan politik, namun belum ada keputusan final. Yang jelas, Italia sendiri telah menyatakan sikap: mereka tidak butuh kursi gratis.

Penolakan dari dua pejabat tinggi olahraga Italia ini menunjukkan bahwa prinsip fair play masih dijunjung tinggi. Bagi Italia, harga diri dan sportivitas jauh lebih berharga daripada sekadar ikut serta di panggung dunia. Sementara,sikap tegas tersebut justru mendapat apresiasi dari komunitas sepak bola internasional. Banyak pihak menilai keputusan Italia menjadi contoh bahwa nilai sportivitas tetap harus dijaga, bahkan dalam situasi yang menguntungkan sekalipun.

Bagi Italia, tampil di Piala Dunia bukan sekadar soal hadir di panggung besar, tetapi tentang bagaimana tiket itu diraih. Tanpa melalui perjuangan di lapangan, keikutsertaan dinilai kehilangan makna. Sedangkan bagi para penggemar Azzurri mungkin kecewa, keputusan ini justru mendapat apresiasi luas dari komunitas sepak bola internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Jangan Keliru! Begini Cara Cek Bansos PKH BPNT Cair April 2026

Jangan Keliru! Begini Cara Cek Bansos PKH BPNT Cair April 2026

News
| Jum'at, 24 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Wisata
| Jum'at, 24 April 2026, 12:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement