Advertisement
Persib dan Borneo Saling Sikut, Persija Masih Punya Peluang?
Logo BRI Super League. / Ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Persaingan gelar BRI Super League 2025-2026 memasuki fase penentuan dengan tiga tim masih saling kejar: Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta. Memasuki pekan ke-30, perubahan hasil dalam satu laga saja bisa langsung menggeser peta klasemen.
Momentum terbaru berpihak kepada Borneo FC yang tampil impresif di pekan ke-29. Kemenangan telak 3-0 atas Semen Padang FC membuat mereka menyamai poin Persib Bandung di puncak klasemen, yakni 66 angka. Sementara itu, Persija Jakarta tertahan di posisi ketiga dengan 59 poin setelah gagal meraih kemenangan.
Advertisement
Meski poin sama, Persib masih unggul secara head to head atas Borneo. Hal ini membuat Maung Bandung tetap berada di posisi terdepan dalam perburuan gelar.
Persib Bandung: Unggul Tipis, Ujian Berat Menanti
BACA JUGA
Keunggulan utama Persib terletak pada rekor pertemuan melawan Borneo. Jika poin akhir sama, Persib berhak atas posisi lebih tinggi.
Namun, lima laga tersisa bukan tanpa rintangan. Tiga di antaranya adalah laga tandang berat, termasuk menghadapi rival langsung Persija dan tim kuat lain.
Skenario realistis, Persib diproyeksikan finis di kisaran 75 poin. Namun, jika mampu menyapu bersih semua laga, gelar juara hampir pasti diamankan meski Borneo tampil sempurna.
Borneo FC: Penantang Paling Konsisten
Performa stabil membuat Borneo menjadi ancaman terbesar bagi Persib. Modal kemenangan besar di pekan terakhir meningkatkan kepercayaan diri tim berjuluk Pesut Etam.
Kunci bagi Borneo adalah meraih poin sempurna di sisa laga sambil berharap Persib terpeleset. Karena kalah head to head, Borneo wajib finis dengan poin lebih tinggi, bukan sekadar menyamai.
Dengan proyeksi 77 poin, peluang juara terbuka lebar jika Persib kehilangan poin di laga krusial.
Persija Jakarta: Peluang Tipis, Butuh Keajaiban
Posisi Persija paling sulit di antara tiga kandidat. Hasil imbang sebelumnya membuat jarak poin cukup jauh dari dua rival di atasnya.
Secara matematis, peluang juara masih ada, tetapi sangat bergantung pada hasil tim lain. Persija wajib menyapu bersih semua laga tersisa dan berharap Persib serta Borneo kehilangan banyak poin.
Dengan proyeksi maksimal sekitar 72 poin, peluang Macan Kemayoran hanya terbuka jika terjadi skenario tak terduga di papan atas.

Pekan-pekan terakhir akan menjadi penentu segalanya. Setiap pertandingan kini bernilai seperti final, dengan tekanan tinggi bagi semua kandidat. Dukungan suporter dan konsistensi performa akan menjadi faktor pembeda dalam perebutan gelar musim ini.
Persib sedikit di atas angin, Borneo paling konsisten, dan Persija masih menggantungkan harapan pada keajaiban. Siapa yang akan mengangkat trofi? Jawabannya akan ditentukan dalam lima laga terakhir yang penuh drama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Perlintasan KA di Jogja Rawan, Aulia Reza Dorong Keselamatan Kolektif
- Talud Sungai Jogja Rapuh, Rp4 Miliar Disiapkan untuk 5 Titik Prioritas
- Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 27 April 2026, Tarif Rp8.000
- HPN 2026 Sleman Meriah: Jalan Sehat hingga Donor Darah
- Gunungkidul Bangun 16 Jembatan Garuda Inisiasi Presiden Prabowo
Advertisement
Advertisement









