AI Tak Hanya Hapus Pekerjaan, 41 Juta Posisi Bisa Muncul
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
PSIM Jogja versus Persiba Balikpapan di Stadion Mandala Krida, Kamis (22/8/2019)./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM Jogja Aji Santoso menilai pemain-pemain bintang di timnya akan mendorong motivasi lawan di Liga 2 2019. Kontestan Liga 2 sangat ingin mengalahkan Laskar Mataram untuk membuktikan kekuatan mereka.
“Sekarang yang jadi catatan kami adalah setiap lawan yang melawan PSIM pasti semangatnya berlipat. Inilah yang harus kami antisipasi,” kata Aji, Jumat (23/8/2019).
PSIM punya skuat mewah di kompetisi kasta kedua. Selain memiliki striker naturalisasi Cristian Gonzales. Laskar Mataram juga mendatangkan pemain-pemain dari klub Liga 1 serta Timnas U-19 di paruh musim. Tujuh pemain anyar yang digaet PSIM adalah Hendra Wijaya (bek tengah/PSM Makassar), Saldi Amirudin (sayap kiri-kanan/PSM Makassar), Ahmad Mahrus Bachtiar (bek tengah/Barito Putra), Nugroho Fatchur Rochman (gelandang bertahan dan serang/Persija), Sutanto Tan (gelandang bertahan dan serang/Bali United) dan Witan Sulaeman (gelandang/SKO Ragunan/Timnas U-19), dan Syaiful Indra Cahya (bek/Semen Padang).
Aji langsung menurunkan Hendra, Syaiful, Sutanto, Saldi, dan Witan, saat menghadapi Persiba. Hendra Wijaya menjadi bek tengah mendampingi Hisyam Tolle, sedangkan Syaiful Indra Cahya dimainkan sebagai bek kanan. Di lini tengah, Sutanto Tan dipasang sebagai gelandang jangkar yang menopang dua pemain baru lainnya, yakni Saldi Amiruddin di sayap dan Witan Sulaeman sebagai gelandang serang. Satu pemain baru yang diturunkan di pertengahan laga adalah Nugroho Fatchur Rachman.
Syaiful dan Saldi langsung mencetak gol pada laga debutnya bersama Laskar Mataram. Saldi Amirudddin membawa PSIM pada menit ke-4. Seperempat jam kemudian, Syaiful menggandakan keunggulan. Beruang Madu mencetak gol untuk memperkecil ketinggalan lewat kapten Taufiq Kasrun pada menit ke-28. PSIM pun menang 2-1.
Kekhawatiran Aji cukup beralasan. Setelah mampu mengendalikan laga di 20 menit awal, PSIM malah kehilangan irama di babak kedua. Aji memaklumi situasi tersebut.
“Tim ini masih butuh proses, apalagi mereka baru berlatih sekali. Namun, saya melihat tim ini punya prospek,” lanjut Aji.
PSIM Jogja akan menjamu Mitra Kukar pada lanjutan Liga 2 di Stadion Mandala Krida, Selasa (27/8/2019).
“Kami tidak punya waktu cukup panjang. Kami hanya punya waktu recovery selama tiga hari sebelum bertemu mereka. Tentunya kami akan maksimalkan waktu yang ada dan kemungkinan akan ada rotasi nantinya,” ucap Aji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
DPRD Jogja meminta Rippar 2026–2045 tak hanya mengejar jumlah wisatawan, tetapi juga lama tinggal, belanja, tenaga kerja, dan lingkungan.
Remaja 17 tahun di Berbah, Sleman, dibacok celurit saat pulang memancing. Polisi menangkap dua pelaku yang diduga salah sasaran.
Raja Maroko Mohammed VI menunjuk Fatima Ezzahra El Mansouri sebagai perdana menteri perempuan pertama dalam sejarah negara tersebut.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta agar budaya antikorupsi selalu melekat dalam diri Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerjanya.
Angka pernikahan di Kulonprogo terus menurun. Kemenag menyebut kesiapan dan penurunan jumlah penduduk menjadi sejumlah faktornya.