McLaren Tegaskan Tak Takut Kehilangan Piastri dan Norris
McLaren tanggapi rumor Piastri dan Norris di F1 2026, Zak Brown sebut semua tim ingin keduanya di tengah isu Red Bull.
Irkham Milla, butuh sokongan dan pelapis di lini serang/Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, SLEMAN—Manajemen PSS Sleman mengungkapkan penyebab sulitnya mendapatkan pemain untuk menambah kekuatan skuat di putaran kedua Liga 1 2019.
“Kami menghadapi beberapa kendala, misalnya banyak klub tidak melepaskan pemain, atau pemain sudah terlebih dahulu menerima tawaran lain,” kata Manajer PSS Sleman, Sudibyo di Sleman, Selasa (10/9/2019).
Menurut Sudibyo, manajemen klub sudah berusaha keras untuk menambah pemain.
“Kami serius, dan tidak akan berhenti berburu pemain sampai jendela transfer paruh musim ini tutup,” lanjutnya.
PSS sudah melepas lima pemain di paruh musim, yakni Nerius Alom, Junius Bate, Irsan Lestaluhu, Dhika Bhayangkara, dan Rudi Widodo. Namun, baru tiga pemain yang direkrut yakni Samuel Christianson, Saddam Emiruddin, dan kiper Alex Sander.
Sudibyo mengatakan manajemen klub akan memenuhi keinginan jajaran pelatih yang membutuhkan suntikan tenaga untuk menyelesaikan paruh kedua kompetisi.
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengatakan butuh tambahan pemain di lini depan, tengah, hingga belakang. Meski demikian, Seto enggan mengungkapkan nama-nama pemain yang masuk dalam radar. “Yang jelas kami butuh tambahan pemain di posisi tersebut,” ucap Seto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
McLaren tanggapi rumor Piastri dan Norris di F1 2026, Zak Brown sebut semua tim ingin keduanya di tengah isu Red Bull.
Program MBG serap 1,28 juta tenaga kerja dan libatkan ribuan UMKM. Dampaknya terasa dari dapur hingga sektor pangan nasional.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.