Mau Beli Motor Bekas? 5 Skutik Ini Paling Diburu Sepanjang 2025-2026
Data JBA Indonesia: 5 motor bekas terlaris 2026 didominasi Honda BeAT, Scoopy, Vario, dan Yamaha NMAX. Cek spesifikasi & harga pasaran terbaru di sini.
Imran Nahumarury - Instagram
Harianjogja.com, JOGJA — Pelatih PSIM Jogja Imran Nahumarury memastikan tetap akan mengkombinasikan sejumlah pemain senior dan muda di skuat Laskar Mataram pada kompetisi Liga 2 2022/2023. Hal ini penting dilakukan untuk menjaga kedalaman dan pertimbangan teknis lainnya.
“Untuk posisi pemain senior harus ada di posisi kiper, pemain belakang, tengah dan striker. Sebab, tidak mungkin kita hanya menggunakan pemain muda. Kami harus kolaborasikan semua,” kata Imran kepada Harianjogja.com, Kamis (14/4/2022).
Dengan adanya kolaborasi tersebut, Imran memastikan kemungkinan skuat tidak akan banyak berubah dibandingkan musim lalu.
“Tidak akan banyak yang berubah. Mungkin saya akan ada sedikit tambahan. Selain itu ada beberapa yang harus saya tambahi, termasuk karakternya,” imbuh Imran.
Untuk teknis siapa saja pemain lama yang layak dan siapa yang akan didatangkan mengisi skuat PSIM Jogja, Imran mengaku masih akan melihat siapa saja pemain lama yang layak. “Ya, nanti kita lihat dulu siapa saja yang layak. Selain itu, kan ada beberapa pemain yang lepas, ini nanti saya akan lihat,” jelas Imran.
Imran sendiri mengakui jika dirinya tertantang membawa PSIM Jogja lolos ke Liga 1 musim depan. Selain karena PSIM Jogja adalah klub bersejarah dan sudah saatnya bangkit dalam persepak bolaan Indonesia.
“PSIM Jogja itu tim besar, punya sejarah yang panjang. Selain itu, saya ingin jadi bagian sejarah dari kebangkitan persepakbolaan di Jogja. Saya juga sudah satu visi dan misi dengan manajemen PSIM Jogja yang ingin agar PSIM Jogja ini lolos ke Liga 1. Saya juga suka tantangan,” kata Imran.
Sebelumnya, Teka-teki pelatih PSIM Jogja mulai terkuak. Hal ini menyusul unggahan video dari akun instagram @PSIMJogja_ Official, Rabu (13/4/2022) malam.
Dalam unggahan video tersebut, terlihat CEO PSIM Jogja Bima Sinung bersama dengan manajer PSIM Jogja Farabi Firdausy tengah membuka peta dan melakukan pencarian. Di mana tangan CEO PSIM Jogja Bima Sinung mengarah ke kepulauan Maluku.
“Sudah Diverifikasi. Pencarian berhasil ditemukan! ? #LaskarMataram #AYDK, “ tulis akun tersebut.
Tidak ada penjelasan lebih lanjut dari manajemen PSIM Jogja terkait dengan maksud unggahan video tersebut. Namun, dugaan kuat jika pelatih PSIM Jogja di kompetisi Liga 2 2022/2023 adalah Imran Nahumarury yang berasal dari Tulehu.
Di sisi lain, video unggahan PSIM Jogja pun diunggah Imran melalui stories instagramnya. Imran Nahumarury (lahir 12 November 1978) adalah mantan pemain sepak bola Indonesia yang sebelumnya pernah bermain sebagai gelandang untuk PSB Bogor, Persikota Tangerang, Persija Jakarta, Persib Bandung, Persita Tangerang, Persikabo Bogor, PSSB Bireuen dan tim nasional Indonesia. Sewaktu masih menjadi pemain, Imran berposisi sebagai gelandang serang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Data JBA Indonesia: 5 motor bekas terlaris 2026 didominasi Honda BeAT, Scoopy, Vario, dan Yamaha NMAX. Cek spesifikasi & harga pasaran terbaru di sini.
Inpres Nomor 8 Tahun 2026 mewajibkan pembangunan infrastruktur di habitat gajah memperhatikan koridor satwa demi menjaga populasi gajah Indonesia.
Medan berat di Desa Watuduwur tak surutkan semangat Satgas TMMD Kodim 0708 Purworejo. Pembangunan jalan terus dikebut demi akses warga.
Kejaksaan Agung menjadwalkan ulang pemeriksaan Heru Pambudi sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi importasi tekstil di Ditjen Bea dan Cukai tahun 2018-2020.
Program biodiesel B50 diproyeksikan menghemat devisa Rp170 triliun pada 2026, menciptakan 2,1 juta lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Konflik AS dan Iran meluas ke Suriah dan Bahrain. Harga minyak dunia melonjak lebih dari 11% dalam sepekan di tengah meningkatnya tensi geopolitik.