Dana Revitalisasi 41 Sekolah di Bantul Belum Cair, Ini Kata Disdikpora
Sebanyak 41 sekolah di Bantul belum menerima pencairan dana revitalisasi 2026. Disdikpora masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat.
PSIM Jogja vs Bekasi City./Instagram psimjogja_official
Harianjogja.com, JOGJA—Skuad PSIM Jogja mulai menjalani latihan taktik menjelang melawan PSKC Cimahi di Stadion Mandala Krida, Minggu (17/9/2023) mendatang.
Anak asuh Kas Hartadi itu bertekad keluar dari posisi juru kunci dengan target mengantongi tiga poin melawan Laskar Sangkuriang, julukan PSKC Cimahi.
Pelatih PSIM Jogja, Kas Hartadi mengatakan pada hari ini, Minggu, skuad Laskar Mataram melatih sejumlah skenario bertahan menghadapi laga kedua Liga 2 mendatang. Sektor ini memang menjadi sorotan banyak pihak lantaran timnya kebobolan tiga gol pada pertandingan perdana lalu.
"Hari ini kami mengevaluasi sektor pertahanan setelah melawan FC Bekasi City yang lalu. Target kami melawan Cimahi pertahanan semakin bagus," ucap dia, Jumat (15/9/2023).
Menurut Kas, pihaknya menekankan soal konsentrasi pemain di laga mendatang. Jangan sampai menit akhir yang krusial dan kerap jadi penentu hasil pertandingan tidak dikuasai pemainnya dengan matang. Hal itu berkaca pada permainan Hariono dan kolega pada 10 menit terakhir kontra FC Bekasi City.
"Kami evaluasi untuk pertahanan di menit-menit akhir. Jadi kami kecolongan konsentrasi di menit-menit akhir. Kurang kompak pertahanannya. Makanya hari ini kami latih taktik di sektor pertahanan," ujar Kas.
BACA JUGA: 2 Pemain Asing Tak Maksimal saat PSIM Ditekuk Bekasi FC, Kas Hartadi: Masih Adaptasi
Di sisi lain sektor lini depan juga disiapkan. Rakic yang bermain 90 pada laga perdana lalu belum berkontribusi maksimal bagi tim. Pihaknya juga menyiapkan sejumlah skema ofensif di laga mendatang lantaran lini serang Laskar Mataram memang punya banyak pilihan di antaranya Sukarja, Hapidin, Vengko Armedya dan juga Indra Setiawan. "Setelah pembenahan sektor belakang kami baru berlatih attacking," jelas Kas.
Laga melawan PSKC Cimahi mendatang tentu menjadi pertarungan bagi kedua tim untuk meraih hasil maksimal. Laskar Sangkuriang pun bertekad mencuri poin di Mandala Krida lantaran di pertandingan perdana lalu mereka ditahan imbang oleh Malut United dan sekarang berada di posisi 3 klasemen sementara.
Anak asuh Doel Khamid itu akan mati-matian mempertahankan posisi terbaik untuk menjaga asa lolos ke fase 12 besar pada klasemen akhir. Sementara tim tuan rumah mengusung misi bangkit lantaran sekarang berada di posisi buncit klasemen sementara demi target promosi Liga 1 di musim mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 41 sekolah di Bantul belum menerima pencairan dana revitalisasi 2026. Disdikpora masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat.
Menkeu Suahasil Nazara memperkirakan belanja APBN kuartal IV 2026 mencapai Rp1.300 triliun untuk mendorong ekonomi dan menjaga layanan publik.
Pemda DIY menyiapkan materi budaya Jawa untuk radio dan televisi di Suriname guna menjaga tradisi leluhur dan menarik minat generasi muda.
Bahlil menyebut gangguan pasokan BBM di sejumlah wilayah Jawa Timur mulai teratasi setelah Pertamina menambah pasokan. Cadangan nasional diklaim aman.
Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap PW, DPO kasus pembakaran fasilitas PT Unggul di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada 2021.
Bahlil Lahadalia memastikan stok BBM nasional aman. Cadangan Pertalite 16-18 hari, sedangkan BBM RON 92 ke atas dan solar di atas 20 hari.