DPRD Bantul Minta Wacana Penyaluran Gaji ASN Lewat KDMP Ditinjau Ulang
DPRD Bantul meminta wacana penyaluran gaji sekitar 10.000 ASN melalui KDMP ditinjau ulang karena kesiapan infrastruktur dan SDM dinilai belum memadai.
Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih Kepala PSIM Jogja, Kas Hartadi memastikan dirinya bisa mendampingi tim dalam laga terdekat kontra Nusantara United FC (NUFC).
Laskar Mataram akan menjamu Macan Dahan Borneo, julukan NUFC, di Stadion Mandala Krida pada Rabu (13/12/2023) mendatang
Sebelumnya Kas Hartadi diragukan untuk mendampingi anak asuhnya dalam laga tersebut. Pasalnya pelatih yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-53 tahun ini sedang menempuh kursus lisensi kepelatihan AFC Pro. Sejak 3 Desember lalu dia berada di Sentul, Bogor.
Semula kursus tersebut dijadwalkan hingga 14 Desember. Dengan begitu praktis kehadiran Kas Hartadi diragukan.
Namun menurut kabar terakhir, pelatihan lisensi AFC Pro selesai pada 12 Desember sore, sehingga dirinya berkesempatan mendampingi Hariono dan kolega. “Kursus AFC Pro ujian akhirnya tanggal 12 sore, jadi saya bisa mendampingi tim besoknya,” kata Kas, Kamis (7/12/2023).
Manajer Tim PSIM Jogja, Razzi Taruna turut senang akhirnya sang juru taktik dipastikan bisa ikut serta mendampingi Laskar Mataram.
Pertandingan mendatang disebutnya cukup penting lantaran menjadi salah satu penentuan apakah PSIM Jogja bisa lebih awal mengamankan tiket 12 besar sebelum laga di fase grup selesai. “Kami senang Coach Kas bisa dipastikan mendampingi para pemain. Pertandingan lawan Nusantara United ini penting sekali karena menjadi kunci untuk laga berikutnya,” kata Razzi.
BACA JUGA: PSIM Jogja vs Nusantara United: Waspadai Kebangkitan NUFC di Tangan Pelatih Baru
Mengenai latihan rutin, Kas Hartadi memang tidak bisa mendampingi tim secara langsung. Meski begitu, bukan berarti pelatih asal Surakarta tersebut lepas tangan. Selama masa kursus, latihan rutin tim direkam dan didiskusikan setiap hari oleh tim pelatih PSIM Jogja. “Jadi setiap kali tim latihan, kami rekam dan dievaluasi oleh tim pelatih termasuk Coach Kas. Jadi dia tetap selalu mengiringi perkembangan anak asuhnya,” tutur Razzi.
PSIM Jogja akan berlaga melawan Nusantara United FC pada Rabu (13/12/2023) mulai pukul 15.00 WIB. Pertandingan ini menjadi laga kandang terakhir Laskar Mataram di fase grup Pegadaian Liga 2 2023/2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul meminta wacana penyaluran gaji sekitar 10.000 ASN melalui KDMP ditinjau ulang karena kesiapan infrastruktur dan SDM dinilai belum memadai.
Kementan menyiapkan Rp300 miliar untuk benih jagung pakan pada 2026 dan tambahan Rp300 miliar pada 2027, dengan target tanam 300.000 hektare.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC setelah Stefan Ashkovski mendapat kartu merah. Pieter Huistra menilai insiden itu mengubah dinamika pertandingan.
Kelurahan Cokrodiningratan mengajak 60 KK mengolah sampah organik lewat budi daya manggot yang menghasilkan 50–70 kg setiap dua minggu.
DPRD DIY menyempurnakan Raperda Penanggulangan Bencana sesuai masukan Kemendagri untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan daerah.
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.