Prof Uceng Singgung Sumpah Pemuda dan Serukan Revolusi di Jogja
Prof Uceng mengajak massa aksi mengacungkan tiga jari dan meneriakkan revolusi di Titik Nol Jogja saat demonstrasi, Rabu (28/10/2026).
Ze Valente/ PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja kembali membuat kejutan, kali ini Laskar Mataram merekrut eks PSS Sleman asal Portugal, Ze Valente. Ia menjadi pemain baru kedua yang direkrut setelah Nermin Haljeta yang diumumkan Kamis (26/6/2025) kemarin.
BACA JUGA: Gawang PSS Sleman Dua Kali Dijebol oleh Ze Valente, Seto Menyesal Lepas Pemain Portugal Itu
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna mengungkapkan kualitas Ze Valente yang telah teruji di Liga Indonesia lah yang membuatnya direkrut. Terlebih, pemain berusia 31 tahun ini sudah akrab dengan DIY karena pernah membela PSS Sleman beberapa musim lalu.
“Dia sebelumnya pernah di Jogja, di PSS Sleman. Dia juga sudah tahu kotanya. Dia juga punya leadership yang bagus buat tim kita, dengan kondisi tim kita yang banyak pemain muda,” ujar Razzi, dalam keterangan tertulis, Jumat (27/6/2025).
Klub terakhir yang dibela Ze ialah Persik Kediri. Pada Liga 1 musim lalu, ia mencatatkan tujuh gol dan delapan assist dari 31 penampilan.
“Untuk kualitas, enggak perlu diragukanlah. Semua orang tahu Ze Valente seperti apa. Dia play making-nya. Lalu, dia adalah pencetak gol dari lini kedua, dia juga bisa atur tempo tim, hal ini akan sangat berguna bagi tim,” tandasnya.
Di sisi lain, Ze Valente mengaku antusias bisa menjadi bagian PSIM Jogja. Menurutnya, antusiasme suporter Laskar Mataram menjadi salah satu alasannya bergabung.
“Saya melihat bahwa para suporter di sini sangat antusias dan bersemangat mendukung tim, itu yang juga menjadi pertimbangan saya,” ucap pemain kelahiran 14 Mei 1994 tersebut.
“Kami akan bekerja dengan serius dan bertanggung jawab untuk membawa kegembiraan kepada kalian. Kami juga akan berusaha untuk selalu memenangkan setiap pertandingan,” sambung Ze Valente.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh suporter untuk menjaga sportivitas dan perdamaian di setiap pertandingan. Ia menekankan rivalitas antar klub hanya saat 90 menit saat pertandingan berlangsung.
“Penting untuk menyadari bahwa persaingan hanya ada di stadion selama 90 menit. Mari kita tanamkan perdamaian dalam sepak bola, sehingga kita bisa menikmati setiap pertandingan dengan nyaman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prof Uceng mengajak massa aksi mengacungkan tiga jari dan meneriakkan revolusi di Titik Nol Jogja saat demonstrasi, Rabu (28/10/2026).
Mobil Daihatsu mundur setelah mesinnya mati di tanjakan parkir LG Ambarukmo Plaza. Insiden menyebabkan kerusakan dengan kerugian Rp22 juta.
Jadwal SIM Keliling Sleman November 2026 tersedia di MPP, Sleman City Hall dan lokasi SIMMADE. Simak jam layanan serta persyaratannya.
AHY mengecam dugaan penyadapan ilegal yang dinilai mengancam demokrasi, keamanan negara, dan privasi masyarakat.
Pengamat telekomunikasi Heru Sutadi mengungkap kerentanan jaringan 2G dan pentingnya pengawasan sistem LIMS untuk mencegah penyadapan ilegal.
Satpom Lanud Adisutjipto mengajak masyarakat tidak takut melapor jika menghadapi persoalan yang melibatkan anggota TNI AU.