WhatsApp Uji Fitur Pesan Terjadwal di iPhone, Begini Caranya
WhatsApp menguji fitur pesan terjadwal di iPhone. Simak cara menggunakannya, batas waktu pengiriman, dan kapan tersedia untuk semua pengguna.
Harianjogja.com, JOGJA—Rangking FIFA Timnas Indonesia dipastikan naik satu posisi dari peringkat 117 ke 118 dunia. Hal ini menyusul hasil menang besar 6-0 yang diraih Indonesia atas Taiwan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/9/2025) malam WIB.
BACA JUGA: Timnas Indonesia Hancurkan Taiwan 6-0
Atas kemenangan 6-0, Indonesia mendapatkan tambahan 3,25 poin di Ranking FIFA. Tambahan poin itu membuat perolehan angka Indonesia melonjak dari 1,154.55 angka menjadi 1,157.8 poin. Skuat Garuda naik satu posisi dari peringkat 117 ke 118 dunia.
Selain itu, Indonesia menggeser Zimbabwe yang kini menempati peringkat 117 dunia dengan 1,1157.45 poin.
Timnas Indonesia juga masih berpotensi naik dua posisi jika saja Libya mendapatkan hasil buruk di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika. Namun, di luar dugaan, Libya menang 1-0 atas Angola. Hal ini membuat Libya naik tiga posisi dari peringkat 117 ke 114 dunia setelah mendapatkan tambahan 15,41 poin.
Namun, Indonesia masih punya peluang untuk kembali meningkatkan rangking FIFA, yakni ke peringkat 116 dunia apabilamenang atas Lebanon dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur pada Senin, 8 September 2025.
Selain itu, Indonesia harus berharap agar Kazakhstan kalah dari Belgia di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa pada Senin, 8 September 2025 dini hari WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WhatsApp menguji fitur pesan terjadwal di iPhone. Simak cara menggunakannya, batas waktu pengiriman, dan kapan tersedia untuk semua pengguna.
Kemensos menargetkan 48 juta keluarga terdaftar di Perlinsos Digital pada akhir 2026. Pendaftaran bukan jaminan otomatis menerima bansos.
Sejumlah akademisi ilmu sosial dan politik berbagai perguruan tinggi di Indonesia menyoroti kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi
Jogja mulai diguyur hujan pada 24 Oktober 2026. BMKG menyebut hujan dipengaruhi faktor lokal dan mengingatkan potensi cuaca ekstrem.
BPOM menerbitkan 144.863 izin edar pangan olahan pada 2024–2026 serta memeriksa 198 SPPG untuk mendukung keamanan pangan program MBG.
Anggota DPRD Sleman Wahyudi Kurniawan mendorong penguatan ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kapanewon Tempel.