PSS Sleman Tak Libur, Pieter Huistra Genjot Fisik Pemain
PSS Sleman tak mengambil libur selama jeda internasional. Pieter Huistra menggenjot fisik pemain dan membenahi setiap lini.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis (tengah) dalam Pre Match Press Conference pada Minggu (16/11/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Tekad kuat diusung PSS Sleman saat bersiap menjamu Persela Lamongan dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Tambahan amunisi pemain baru menjadi modal penting Super Elja untuk memburu kemenangan demi menjaga persaingan di papan atas klasemen Grup 2.
Pertandingan PSS Sleman vs Persela Lamongan dijadwalkan berlangsung pada Ahad (18/1/2026) di Stadion Maguwoharjo, Sleman, dalam pekan ke-16 Pegadaian Championship 2025/2026. Laga ini krusial bagi PSS karena kemenangan akan membuka peluang menyamai raihan poin pemuncak klasemen sementara, PS Barito Putera.
Motivasi tinggi PSS tak lepas dari hasil pertemuan putaran pertama. Saat bermain di Stadion Surajaya, Lamongan, Super Elja harus mengakui keunggulan Persela dengan skor 1-2. Kekalahan tersebut kini menjadi pemicu semangat tim untuk membalas hasil negatif di hadapan pendukung sendiri.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis, secara terbuka mengakui misi balas dendam yang diusung timnya. Meski demikian, ia menegaskan tetap menaruh respek terhadap kekuatan lawan yang akan dihadapi.
"Yang pasti persiapan kami cukup bagus, karena juga kami tahu tim Persela adalah tim yang mengalahkan kami waktu main away. Dan ini semua pemain sudah bertekad kita akan revenge [balas dendam]," ujar Ansyari dalam sesi konferensi pers jelang laga (Pre-Match Press Conference), Sabtu (17/1/2026).
Ia juga menilai Persela sebagai tim yang patut diwaspadai. "Tapi kami tetap hormat dengan mereka karena mereka punya pelatih yang punya kualitas ya, seorang Bima Sakti," imbuhnya.
Upaya PSS Sleman mengamankan poin penuh semakin diperkuat dengan hadirnya sejumlah pemain anyar. Kehadiran rekrutan baru tersebut menjadi tambahan kekuatan yang siap dimanfaatkan pada laga kandang kali ini.
"Yang paling pasti kami akan mendapatkan tambahan pemain baru ya, yang insyaallah besok bisa diturunkan. Lucao dan ada dua pemain U-21, mereka juga siap kami turunkan," tegas Ansyari.
Dari sisi pemain, gelandang PSS Sleman, Ichsan Pratama, memastikan kesiapan tim menghadapi Persela yang dikenal dengan julukan Laskar Joko Tingkir. Evaluasi menyeluruh telah dilakukan agar penampilan tim semakin solid.
"Untuk pertandingan besok, kami sebagai pemain sudah menjalankan instruksi pelatih. Apapun yang jadi bahan evaluasi pertandingan-pertandingan sebelumnya sudah mulai kami perbaiki," ungkap Ichsan.
Ia juga menilai adaptasi dengan pemain baru berjalan positif. "Chemistry pemain-pemain baru pun cukup berjalan dengan baik. Jadi, ya semoga besok kita bisa meraih tiga poin," tegasnya.
Secara posisi klasemen, PSS Sleman yang menempati peringkat kedua Grup 2 lebih diunggulkan dibandingkan Persela Lamongan yang berada di posisi kelima. PSS telah mengoleksi 33 poin dari 10 kemenangan, tiga kali imbang, dan dua kekalahan, sementara Persela mengantongi 25 poin hasil dari tujuh kemenangan, empat seri, dan empat kekalahan, yang membuat duel ini diprediksi berlangsung sengit di Stadion Maguwoharjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman tak mengambil libur selama jeda internasional. Pieter Huistra menggenjot fisik pemain dan membenahi setiap lini.
Warga Gading V, Playen, Gunungkidul mulai kesulitan air bersih karena sumur mengering akibat kemarau panjang.
Syahganda Nainggolan mengklarifikasi video lama yang kembali beredar dan menegaskan rekaman dibuat sebelum dirinya masuk pemerintahan.
Kapolri Suyudi Ario Seto langsung melakukan mutasi 88 personel setelah dilantik. Sebanyak 23 Pati juga bergeser dan sejumlah Kapolda berganti.
KemenPPPA menegaskan anak terduga pelaku dan anak saksi dalam kasus perundungan hingga tewas di Pemalang tetap harus mendapat perlindungan.
Pemkab Bantul memperpanjang kontrak 3.325 P3K paruh waktu. Sebanyak 10 pegawai tak diperpanjang karena pensiun, mengundurkan diri, kinerja, dan meninggal.