Transfer Pusat Turun, DPRD DIY Minta Belanja Seremonial Dikurangi
Transfer pusat ke DIY turun Rp583,77 miliar. DPRD DIY mendorong efisiensi anggaran, termasuk mengurangi kegiatan seremonial.
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel saat ditemui usai memimpin sesi latihan di Stadion Mandala Krida Jogja, Selasa (10/2/2026)./Harian Jogja- Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja mengizinkan Erwan Hendarwanto meninggalkan tim sementara waktu demi menjadi pelatih kepala Garudayaksa. Jean-Paul Van Gastel menyebut keputusan itu sebagai bagian penting perjalanan karier sang asisten.
“Saya berharap dia bisa menunjukkan ‘sihirnya’ lagi seperti yang dia lakukan di PSIM. Semoga dia sukses dan suatu hari kembali ke klub ini,” ujar Van Gastel, Selasa (10/2/2026).
Pelatih asal Belanda tersebut menjelaskan, inisiatif kepindahan Erwan berangkat dari keinginan pribadi sang asisten yang ingin naik level sebagai pelatih kepala. Manajemen PSIM pun memilih menghormati ambisi tersebut.
“Dia datang kepada kami dengan permintaan untuk pergi karena ambisinya adalah menjadi pelatih kepala. Dia mendapatkan kesempatan itu, jadi klub melepasnya,” tandasnya.
Manajer PSIM Jogja Razzi Taruna menegaskan, peminjaman Erwan ke Garudayaksa bersifat sementara dan telah diatur secara jelas dalam kesepakatan kedua klub.
“Ini hanya sampai akhir musim. Musim depan Coach Erwan harus kembali ke PSIM Jogja untuk menjalankan peran sebagai Direktur Teknik Elite Pro Academy,” kata Razzi.
Menurut Razzi, keputusan melepas Erwan bukan hal mudah mengingat kontribusinya yang besar dalam perjalanan PSIM hingga promosi ke kasta tertinggi sepak bola nasional.
“Secara pribadi dan manajemen, kami sebenarnya masih sangat membutuhkan Coach Erwan. Namun beliau menyampaikan keinginan itu dengan serius sebagai bagian dari perjalanan kariernya,” jelasnya.
Erwan Hendarwanto menegaskan langkah tersebut diambil murni secara profesional. Ia melihat kesempatan melatih Garudayaksa sebagai ruang pembelajaran dan pengayaan pengalaman.
“Ini keputusan profesional saya karena melihat adanya peluang untuk karier. Saya meminta izin langsung ke manajemen dan bersyukur mendapat dukungan,” ucap Erwan.
PSIM Jogja pun memastikan struktur kepelatihan tim tetap berjalan normal, sembari membuka peluang kembalinya Erwan ke Laskar Mataram dengan peran strategis pada musim mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Transfer pusat ke DIY turun Rp583,77 miliar. DPRD DIY mendorong efisiensi anggaran, termasuk mengurangi kegiatan seremonial.
Danantara mengungkap rencana kepemilikan 5%-10% saham BEI dalam proses demutualisasi. Porsi konsorsium bisa mencapai 30%-40%.
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Warga Villa Banguntapan Asri 3 meminta kolam koi ditutup dan menagih tindak lanjut Satpol PP Bantul atas rekomendasi OPD.
Askab PSSI Sleman, PSS Sleman, dan Carrick Rangers FC menggagas Global Pathway untuk membuka peluang pemain muda berlatih di Eropa.
Kemendikdasmen memperkuat pendidikan Pancasila melalui deep learning, budaya sekolah, ekstrakurikuler, pembiasaan, dan pengalaman nyata siswa.