Persib Pindah 3 Laga Kandang ke Si Jalak Harupat, Ini Jadwalnya
Persib memindahkan tiga laga kandang Oktober 2026 ke Si Jalak Harupat karena perawatan GBLA. Persib menargetkan kembali pada November.
Italia vs Bosnia dan Herzegovina / Instagram
Harianjogja.com, JOGJA— Kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2026 kembali memicu kekecewaan besar publik. Sorotan tajam mengarah pada Alessandro Bastoni yang dinilai menjadi titik balik kekalahan dramatis Gli Azzurri.
Italia harus tersingkir setelah kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina dalam laga playoff yang berlangsung di Stadion Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Italia yang absen dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun, yakni 2018, 2022, dan 2026—sebuah rekor yang mencoreng status mereka sebagai salah satu raksasa sepak bola dunia.
Kartu Merah Jadi Titik Balik
Legenda Italia, Angelo Di Livio, menilai kartu merah Alessandro Bastoni pada menit ke-41 menjadi faktor krusial yang mengubah jalannya pertandingan. Saat itu, Italia sebenarnya sudah unggul lebih dulu melalui gol Moise Kean pada menit ke-15.
Wasit Clement Turpin mengusir Bastoni setelah tekel keras terhadap Amar Memic, keputusan yang langsung berdampak besar pada stabilitas permainan Italia.
“Seharusnya dia tidak melakukan tekel itu dan lebih baik mengulur waktu; hal itu memengaruhi jalannya pertandingan,” ujar eks pemain Juventus tersebut kepada Tuttomercatoweb.
Bermain dengan 10 orang membuat Italia kehilangan kendali hingga akhirnya kebobolan lewat gol Haris Tabakovic pada menit ke-79. Skor 1-1 bertahan hingga babak adu penalti.
Dalam momen penentuan tersebut, Pio Esposito dan Bryan Cristante gagal mengeksekusi penalti, sementara seluruh penendang Bosnia sukses mencetak gol dan memastikan kemenangan.
Desakan Reformasi Total
Di Livio tidak hanya menyoroti kesalahan individu, tetapi juga mengkritik kinerja wasit yang dinilai kurang adil. Lebih jauh, ia menilai kegagalan ini menjadi sinyal kuat perlunya perubahan besar di tubuh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC).
Meski demikian, ia tetap memberikan dukungan kepada pelatih Gennaro Gattuso yang dinilai telah bekerja maksimal bersama tim.
“Saya berharap kita bisa mulai dari nol. Saya sangat prihatin terhadap Gattuso, yang sudah mencurahkan hati dan jiwanya. Namun, kita harus mereset semuanya dan memulai lagi,” pungkasnya.
Hasil ini membuat publik Italia kembali menanti langkah konkret dari federasi, terutama dalam membenahi sistem pembinaan dan manajemen tim nasional agar mampu bersaing di level dunia pada masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persib memindahkan tiga laga kandang Oktober 2026 ke Si Jalak Harupat karena perawatan GBLA. Persib menargetkan kembali pada November.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.