Fajar-Fikri Melaju ke 16 Besar China Open Usai Tekuk Wakil Tuan Rumah
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke 16 besar China Open 2026 setelah mengalahkan Huang Di/Liu Yang 21-15, 20-22, 21-9 di Changzhou, China.
Nathan Tjoe A-on./Instagram @nathantjoeaon
Harianjogja.com, JOGJA—Bek Timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On akhirnya angkat bicara soal polemik ‘paspor gate’ di Liga Belanda yang sempat membuatnya dibekukan klub. Ia bahkan tidak diizinkan berlatih hingga akses fasilitas dihentikan.
Kasus yang menimpa Nathan menjadi sorotan karena berdampak langsung pada kariernya di tengah kompetisi. Situasi ini bermula dari protes klub NAC Breda usai kekalahan telak 0-6 dari Go Ahead Eagles pada 15 Maret 2026.
Protes tersebut menyoroti status bek Go Ahead Eagles, Dean James, yang telah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). NAC mempertanyakan legalitas izin kerja pemain tersebut, memicu efek domino ke sejumlah pemain naturalisasi lain di Liga Belanda, termasuk Nathan.
Akibatnya, klub Nathan, Willem II Tilburg, mengambil langkah tegas dengan melarangnya bermain, berlatih, hingga menggunakan fasilitas klub selama proses hukum berlangsung.
“Di satu sisi, itu sangat aneh. Semua keributan itu bertepatan dengan jeda internasional, ketika saya berada di Indonesia,” ujar Nathan dikutip dari Brabants Dagblad.
Nathan mengaku tidak pernah menyangka pergantian kewarganegaraan dari Belanda ke Indonesia bisa menimbulkan masalah besar. Menurutnya, isu tersebut bahkan terkesan dibesar-besarkan.
“Saya tidak menyangka itu akan menjadi masalah besar. Tapi ternyata memang menjadi masalah,” katanya.
Masalah ini berakar dari aturan hukum Belanda yang secara otomatis mencabut kewarganegaraan seseorang jika mengambil kewarganegaraan lain secara sukarela. Sementara Indonesia juga tidak mengakui kewarganegaraan ganda.
Akibatnya, Nathan kehilangan status sebagai warga Uni Eropa dan harus didaftarkan ulang sebagai pemain non-Uni Eropa dengan izin kerja khusus. Namun, proses administrasi ini belum dilakukan karena ketidaktahuan pihak klub maupun federasi.
Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) bahkan mengakui bahwa aturan tersebut tidak banyak diketahui di lingkungan sepak bola. Karena itu, tidak ada sanksi yang dijatuhkan kepada klub maupun pemain.
Situasi semakin rumit karena polemik muncul saat Nathan tengah membela Timnas Indonesia dalam ajang FIFA Series 2026. Meski begitu, ia memilih tetap tenang dan menyerahkan penyelesaian kepada pihak klub.
“Masalah itu ditangani dengan baik oleh orang-orang yang tahu apa yang mereka lakukan. Itu membuat saya yakin,” ujarnya.
Setelah proses administrasi rampung, Nathan akhirnya kembali bermain. Ia bahkan tampil penuh selama 90 menit saat Willem II meraih kemenangan atas Almere City.
Meski sempat terdampak, Nathan menunjukkan sikap dewasa dengan memahami langkah klub lain yang memprotes. Namun, ia tetap menyayangkan dampak yang dirasakan pemain.
“Saya bisa memahami klub yang berjuang di zona degradasi akan melakukan apa saja. Tapi kami sebagai pemain tentu tidak senang,” katanya.
Kasus ini tidak hanya menimpa Nathan. Sejumlah pemain Timnas Indonesia lain seperti Dean James, Justin Hubner, dan Tim Geypens juga sempat terdampak.
Kini seluruh pemain telah dinyatakan memenuhi persyaratan dan dapat kembali bermain. Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan pentingnya diplomasi olahraga dalam menghadapi persoalan lintas negara seperti ini.
Dengan polemik yang telah selesai, Nathan kini kembali fokus membantu Willem II dalam persaingan menuju promosi ke Eredivisie.
Pengalaman ini menjadi pelajaran penting, bahwa persoalan administrasi bisa berdampak besar pada karier pemain. Namun dengan koordinasi yang baik, masalah tersebut tetap bisa diselesaikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos ke 16 besar China Open 2026 setelah mengalahkan Huang Di/Liu Yang 21-15, 20-22, 21-9 di Changzhou, China.
Dinsos Bantul memperkuat pengawasan dan pembinaan anak jalanan untuk mencegah eksploitasi anak di sejumlah titik rawan.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
BI dan pemerintah memperkuat GPIPS untuk mengendalikan inflasi pangan dan mengantisipasi dampak El Nino di berbagai wilayah Indonesia.
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.
Bandara Husein Sastranegara kembali beroperasi mulai Agustus 2026 untuk melayani penerbangan domestik dan regional internasional.