Final Panas! Garudayaksa Siap Tumbangkan PSS Sleman di Maguwoharjo
Widodo optimistis Garudayaksa kalahkan PSS di final Championship meski Maguwoharjo angker. Target juara jadi harga mati.
Para pemain PSS berlatih dalam sesi Official Training pada Sabtu (2/5/2026)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN — Laga penentuan akan dijalani PSS Sleman saat menjamu PSIS Semarang pada pertandingan terakhir Pegadaian Championship 2025/2026, Minggu (3/5/2026) sore. Duel yang digelar di Stadion Maguwoharjo ini menjadi momen krusial bagi Super Elja untuk mengamankan tiket promosi ke kasta tertinggi, Liga 1 atau Super League.
Pelatih kepala PSS, Ansyari Lubis, menegaskan bahwa timnya telah melakukan persiapan maksimal, baik dari sisi fisik, mental, maupun strategi. Ia memastikan seluruh pemain memahami pentingnya laga ini sebagai penentu nasib tim di akhir musim.
“Persiapan sudah kami lakukan dengan baik. Fokus utama kami tetap sama, yakni meraih kemenangan dan memastikan promosi ke Liga 1,” ujar Ansyari dalam konferensi pers jelang pertandingan, Sabtu (2/5/2026).
Menurutnya, kunci menghadapi laga penentuan ini adalah menjaga fokus dan disiplin sepanjang pertandingan. Ia juga menekankan pentingnya kerja keras kolektif untuk meraih hasil maksimal, apalagi bermain di hadapan publik sendiri.
“Semua pemain harus tampil penuh tanggung jawab. Ini bukan hanya soal pertandingan, tapi tentang membahagiakan masyarakat Sleman,” tambahnya.
Meski demikian, PSS dipastikan tidak akan diperkuat sang kapten, Fachrudin Aryanto, yang harus absen akibat akumulasi kartu. Kendati kehilangan pemain senior di lini belakang, Ansyari tetap optimistis timnya memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menutup celah tersebut.
Ia juga menilai ancaman dari lini depan PSIS yang dihuni pemain berpengalaman seperti Alberto Goncalves dan Rafinha harus diantisipasi dengan disiplin tinggi. Namun, ia percaya kualitas pemain PSS mampu mengimbangi bahkan mengatasi tekanan tersebut.
“Absennya satu pemain tidak akan menjadi kelemahan. Kami punya banyak pemain berkualitas yang siap memberikan kontribusi terbaik,” tegasnya.
Optimisme serupa juga disampaikan gelandang PSS, Terens Puhiri. Ia menyebut seluruh pemain dalam kondisi siap tempur dan termotivasi untuk memberikan penampilan terbaik di laga penentuan.
Menurut Terens, dukungan suporter di Stadion Maguwoharjo akan menjadi energi tambahan bagi tim. Atmosfer kandang diyakini mampu meningkatkan semangat juang para pemain di lapangan.
“Kami sangat siap. Dukungan suporter pasti akan menambah motivasi kami untuk berjuang maksimal dan meraih kemenangan,” ujarnya.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama memiliki kepentingan besar di akhir musim. Namun, bagi PSS Sleman, laga ini menjadi kesempatan emas untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional.
Dengan persiapan matang, dukungan penuh suporter, serta tekad kuat dari seluruh pemain, Super Elja berharap mampu menutup musim dengan hasil manis sekaligus mewujudkan ambisi promosi yang telah diperjuangkan sepanjang kompetisi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Widodo optimistis Garudayaksa kalahkan PSS di final Championship meski Maguwoharjo angker. Target juara jadi harga mati.
Kebiasaan langsung cek ponsel saat bangun tidur bisa menjadi tanda kecanduan digital yang berdampak pada kesehatan mental dan fokus.
Kemnaker membuka pendaftaran bantuan TKM Pemula 2026 hingga 17 Mei untuk calon wirausaha mandiri.
Volkswagen menunda peluncuran Golf EV hingga akhir dekade sambil fokus mengembangkan lini mobil listrik seri ID.
Maverick Viñales kembali tampil di MotoGP Catalunya 2026 setelah absen tiga seri akibat operasi bahu.
Tips traveling aman saat gelombang panas agar terhindar dari dehidrasi, heatstroke, dan kelelahan selama liburan.