In This Ekonomi, Ini Cara Efektif Mengelola Keuangan di Tengah Inflasi
Biaya hidup yang terus meningkat menuntut pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Simak delapan langkah praktis agar kondisi finansial tetap aman hingga akhir
Trofi Piala Dunia - ist/FIFA
Harianjogja.com, JOGJA—Austria memulai petualangan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi debutan Yordania pada laga pembuka Grup J di Stadion Levi's, Santa Clara, California, Rabu (17/6/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi kedua tim yang sama-sama membawa misi besar di panggung sepak bola dunia.
Bagi Austria, laga ini menjadi penanda berakhirnya penantian panjang selama 28 tahun untuk kembali tampil di putaran final Piala Dunia. Sementara bagi Yordania, pertandingan tersebut menjadi debut bersejarah setelah untuk pertama kalinya lolos ke ajang sepak bola terbesar di dunia.
Austria datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Ralf Rangnick berhasil menjuarai Grup H kualifikasi zona Eropa dan belum terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir. Performa impresif itu semakin menguat setelah mereka meraih kemenangan telak 5-1 atas Ghana dalam laga uji coba.
Meski demikian, Austria harus kehilangan salah satu pemain pentingnya. Gelandang serang Christoph Baumgartner dipastikan absen akibat cedera paha yang dialaminya menjelang laga persahabatan melawan Tunisia. Kehilangan pemain yang telah mencetak 19 gol untuk tim nasional tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Rangnick.
Namun Austria masih memiliki kedalaman skuad yang mumpuni. Nama-nama seperti Marcel Sabitzer dan David Alaba siap menjadi tulang punggung permainan. Alaba bahkan telah dinyatakan pulih dan siap kembali memperkuat lini pertahanan Das Team.
Di sisi lain, Yordania juga menghadapi persoalan serupa. Tim berjuluk Al-Nashama kehilangan mesin gol andalan mereka, Yazan Al-Naimat. Penyerang yang mengoleksi delapan gol selama babak kualifikasi itu harus absen akibat cedera ligamen lutut yang membuatnya menepi dalam jangka panjang.
Absennya Al-Naimat menjadi kerugian besar bagi Yordania yang sedang berusaha menorehkan sejarah di panggung dunia. Terlebih, Ali Olwan juga mengalami masalah kebugaran sehingga pilihan di lini depan menjadi lebih terbatas.
Meski begitu, Yordania tetap memiliki alasan untuk optimistis. Dalam beberapa tahun terakhir mereka menunjukkan perkembangan signifikan dengan menembus final Piala Asia 2023 dan Piala Arab 2025. Keberhasilan itu menjadi bukti bahwa sepak bola Yordania terus berkembang dan layak diperhitungkan di kawasan Asia.
Dari sisi pengalaman, Austria jelas lebih unggul. Struktur permainan yang rapi, kualitas individu pemain yang bermain di kompetisi elite Eropa, serta filosofi pressing tinggi ala Rangnick menjadi modal utama untuk mengontrol jalannya pertandingan.
Sebaliknya, Yordania diperkirakan akan bermain lebih disiplin dan mengandalkan serangan balik cepat untuk meredam dominasi lawan. Pertemuan ini juga menjadi yang pertama dalam sejarah bagi kedua negara di level internasional.
Melihat komposisi pemain, performa terkini, dan pengalaman bertanding di level tertinggi, Austria memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan tiga poin perdana di Grup J. Namun semangat dan motivasi tinggi Yordania sebagai debutan bisa menjadi faktor yang menghadirkan kejutan.
Austria diprediksi mampu mengawali Piala Dunia 2026 dengan kemenangan, meski Yordania diyakini tidak akan menyerah begitu saja dalam laga bersejarah mereka.
Prediksi skor: Austria 2-0 Yordania.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biaya hidup yang terus meningkat menuntut pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Simak delapan langkah praktis agar kondisi finansial tetap aman hingga akhir
Pemkot Jogja akan menurunkan alat berat untuk membersihkan dan menata kawasan Sungai Code sisi selatan di Sorosutan dalam dua pekan mendatang.
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep menewaskan lima orang. Sebanyak 232 korban berhasil dievakuasi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.